Majene, 14 Oktober 2026 — Universitas Terbuka (UT) Daerah Majene meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya mutu melalui Asesmen Mutu Internal (AMI) Bidang Manajemen Pendidikan Jarak Jauh (MPJJ) yang dilaksanakan pada 12–13 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian penyelenggaraan pendidikan, mengidentifikasi area yang masih perlu diperkuat, sekaligus mendorong perbaikan mutu secara berkelanjutan.

AMI MPJJ UT Majene dilaksanakan oleh Dr. Zainur Hidayah, S.Pi., M.M. selaku Lead Asesor dan Editha Natalina Nababan, M.Ak. selaku Asesor. Tim asesor melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan MPJJ berdasarkan instrumen mutu yang mencakup berbagai aspek tata kelola, daya jangkau, dan kualitas akademik.
Dalam sambutannya, Direktur UT Majene, Devi Ayuni, S.E., M.Si menegaskan bahwa AMI tidak boleh dipandang sebagai sekadar pemenuhan kewajiban administratif. AMI merupakan instrumen strategis untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kesesuaian antara pelaksanaan kegiatan, standar mutu, dan dokumen pendukung, serta capaian kinerja. Hasilnya kemudian menjadi dasar dalam menentukan prioritas perbaikan dan pengambilan keputusan yang lebih tepat. Mutu merupakan tanggung jawab bersama. Seluruh unsur organisasi berperan aktif dalam menjaga dan meningkatkan mutu sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Selain itu, pelaksanaan tata kelola perlu senantiasa memperhatikan prinsip 5E, yaitu efektivitas, efisiensi, ekonomis, ekuitas, dan ekualitas. Hasil AMI juga perlu dikaitkan dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Pendukung (IKPS), sehingga setiap program yang dilaksanakan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target kinerja UT Majene.

Tim asesor memberikan apresiasi atas keterlibatan dan keterbukaan jajaran UT Majene selama proses asesmen. Pada pelaksanaan selama 2 hari, AMI berlangsung secara objektif, profesional, independen, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Melalui hasil asesmen ini, UT Majene memiliki dasar yang lebih jelas dan terukur untuk meningkatkan capaian yang telah baik sekaligus memprioritaskan area yang masih membutuhkan penguatan. Dengan demikian, AMI sebagai instrumen dalam mengimplementasikan Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP) atau yang biasa disebut perbaikan berkelanjutan sebagai satu rangkaian penjaminan mutu.

Pelaksanaan AMI MPJJ UT Majene pada akhirnya bukan sekadar tentang berapa skor yang diperoleh, tetapi tentang seberapa nyata hasil evaluasi tersebut mampu mendorong perubahan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, UT Majene terus melangkah untuk membangun tata kelola yang semakin efektif, efisien dengan layanan yang semakin berkualitas, dan penyelenggaraan pendidikan jarak jauh yang mendukung kebutuhan dan keberhasilan belajar mahasiswa. (Editha Natalina Nababan, S.T.,M.Ak.)