BANDAR LAMPUNG – 20 Agustus 2026 – Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung melaksanakan Asesmen Mutu Internal Manajemen Pendidikan Jarak Jauh (AMI MPJJ) Tahun 2026 pada 18 – 19 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Universitas Terbuka dalam menjaga konsistensi penjaminan mutu sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh secara berkelanjutan.

Pelaksanaan AMI MPJJ UT Bandar Lampung Tahun 2026 dipimpin oleh Dra. Eko Kuswanti, M.Pd. sebagai Lead Asesor, bersama tim asesor Pesi Suryani, M.Ak. dan Uliya Khoirun Nisa, M.Pd. Kegiatan asesmen melibatkan Direktur UT Bandar Lampung, Dra. Sri Ismulyaty, M.Si., beserta jajaran pimpinan dan tim terkait di lingkungan UT Bandar Lampung.
AMI MPJJ merupakan salah satu instrumen dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UT untuk menilai kesesuaian antara standar mutu yang telah ditetapkan dan implementasinya dalam pengelolaan pendidikan jarak jauh. Melalui kegiatan ini, dokumen, proses kerja, bukti pelaksanaan, serta berbagai praktik yang telah berjalan ditelaah secara sistematis sebagai dasar penguatan budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan.

Lead Asesor mengawali presentasi dengan menekankan pentingnya penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai kerangka untuk memastikan penjaminan mutu berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan di Universitas Terbuka. Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula alur pelaksanaan AMI MPJJ melalui SIMINTAS UT, mulai dari penelaahan dokumen dan pemeriksaan eviden, klarifikasi melalui wawancara, hingga perumusan hasil asesmen dan rekomendasi sebagai dasar tindak lanjut perbaikan mutu.
Hasil AMI MPJJ 2026 menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan penjaminan mutu di UT Bandar Lampung telah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa area yang perlu diperkuat, terutama terkait kelengkapan dan keterlacakan bukti pelaksanaan, penataan dokumen sesuai indikator, serta konsistensi dalam perencanaan, monitoring dan evaluasi, hingga tindak lanjut kegiatan. Hasil asesmen ini menjadi dasar bagi UT Bandar Lampung untuk terus memperkuat budaya mutu secara berkelanjutan.
Menutup pelaksanaan AMI MPJJ Tahun 2026, Direktur UT Bandar Lampung menegaskan komitmen institusi untuk terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan mutu pelayanan berdasarkan hasil evaluasi yang disampaikan oleh tim asesor.
“Evaluasi ini menjadi acuan penting bagi kita untuk mengenali kelemahan dan perbaikan yang harus dilakukan. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita optimistis dapat meningkatkan kualitas tata kelola UT Lampung ke depannya,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan AMI MPJJ 2026, Tim Asesor turut memberikan penguatan terkait penerapan manajemen risiko kepada jajaran UT Bandar Lampung. Pembahasan mencakup proses mengenali potensi risiko, menganalisis faktor penyebab dan dampaknya, menentukan langkah pengendalian, serta melakukan pemantauan dan evaluasi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan risiko yang lebih sistematis dan terintegrasi dengan pelaksanaan PPEPP serta Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Pelaksanaan AMI MPJJ 2026 menjadi momentum bagi UT Bandar Lampung untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat praktik penjaminan mutu di berbagai aspek pengelolaan. Hasil asesmen dan masukan yang diperoleh diharapkan dapat ditindaklanjuti secara konsisten untuk penyempurnaan proses kerja, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan kualitas layananpendidikan jarak jauh yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa serta pemangku kepentingan. {Written by Uliya Khoirun Nisa}