Dari Asesmen Menuju Perbaikan UT Yogyakarta Perkuat Mutu MPJJ

Yogyakarta, 28 Agustus 2026

Asesmen Mutu Internal (AMI) Bidang Manajemen Pendidikan Jarak Jauh (MPJJ) Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta resmi ditutup setelah berlangsung selama dua hari, 27–28 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UT Yogyakarta untuk melihat kembali proses yang telah berjalan, mengapresiasi praktik baik yang telah dibangun, sekaligus memperkuat komitmen terhadap peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Pembukaan, proses, dan penutupan AMI berlangsung dalam suasana hangat dan penuh apresiasi. Melalui pembukaan Direktur UT Yogyakarta, Prof. Dr. Agus Santoso, M.Si. menyampaikan rasa senang dan penghargaan atas kehadiran para asesor AMI yang telah meluangkan waktu untuk melakukan asesmen serta memberikan perspektif dan masukan bagi penguatan mutu di UT Yogyakarta.

Bagi UT Yogyakarta, kehadiran para asesor yaitu Prof. Dr. Yumiati, M.Si. (Lead) dan Editha Natalina Nababan, M.Ak. bukan hanya menjadi bagian dari pelaksanaan AMI, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan sudut pandang yang objektif terhadap pelaksanaan proses bisnis dan layanan MPJJ. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan refleksi sekaligus pijakan untuk melakukan perbaikan secara lebih terarah.

“AMI bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan bagian dari perjalanan untuk terus memperbaiki dan meningkatkan mutu,” menjadi semangat yang mewarnai penutupan kegiatan, ujar Prof. Dr. Yumiati, M.Si. Melalui AMI, setiap proses yang telah berjalan dapat dipertahankan ketika sudah baik dan diperkuat ketika masih memerlukan peningkatan.

Dalam pelaksanaan AMI, sebanyak 29 indikator telah dinilai. Secara umum, implementasi Sistem Manajemen Mutu Terintegrasi (Simintas) di UT Yogyakarta telah berjalan dengan baik. Hal tersebut menunjukkan adanya komitmen unit dalam menjalankan proses sesuai prosedur dan mendukung keberlangsungan layanan Manajemen Pendidikan Jarak Jauh.

Dua praktik baik turut menjadi catatan positif dalam asesmen. Pelaksanaan rapat unit secara rutin menunjukkan adanya konsistensi koordinasi internal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan layanan. Selain itu, hampir seluruh mata kuliah telah ujiannya dilaksanakan secara online, yang menunjukkan kesiapan UT Yogyakarta dalam mendukung digitalisasi layanan akademik.

Namun, AMI juga memberikan ruang bagi UT Yogyakarta untuk melihat sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat. Perhatian utama diarahkan pada kelengkapan dan konsistensi dokumentasi, standardisasi risalah rapat, serta kapasitas analisis risiko.

AMI juga memberikan perhatian pada lingkungan kerja sebagai bagian dari dukungan terhadap kenyamanan dan representasi capaian institusi. Misalnya keindahan taman, kenyamanan ruang tunggu dan diskusi

Tidak hanya pada aspek proses dan dokumentasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Asesor menyarankan penguatan kompetensi public speaking, pemahaman mengenai mutu Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ), serta berbagai pelatihan relevan lainnya guna mendukung peningkatan kapasitas staf UT Yogyakarta.

Secara keseluruhan, hasil AMI menunjukkan bahwa kinerja mutu UT Yogyakarta pada bidang MPJJ tergolong baik. Kepatuhan terhadap prosedur, konsistensi pelaksanaan rapat unit, serta hampir seluruh mata kuliah ujiannya dilaksanakan secara online menjadi indikator positif yang menunjukkan kesiapan layanan akademik dalam mendukung transformasi digital.

Di sisi lain, hasil asesmen menjadi pengingat bahwa mutu tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan kegiatan, tetapi juga melalui dokumentasi yang lengkap, bukti yang tertata, proses yang terstandar, dan kemampuan melakukan analisis serta tindak lanjut secara tepat. Karena itu, penguatan dokumentasi dan analisis menjadi arah penting dalam langkah perbaikan UT Yogyakarta ke depan.

Setelah penutupan AMI, proses perbaikan pun segera berlanjut. UT Yogyakarta diberikan waktu untuk menyelesaikan tindak lanjut paling lambat 12 September 2026, termasuk mengisi kolom tindak lanjut pada aplikasi dan melengkapi atau memperbaiki dokumen sesuai catatan asesor.

Dengan demikian, AMI MPJJ UT Yogyakarta tidak berhenti pada angka, catatan, maupun hasil asesmen. Lebih dari itu, AMI menjadi ruang bersama untuk belajar, berbenah, dan memastikan setiap proses bergerak menuju kualitas yang lebih baik.

Dari asesmen menuju perbaikan, dari perbaikan menuju peningkatan mutu. UT Yogyakarta terus melangkah untuk menghadirkan layanan Pendidikan Jarak Jauh yang semakin berkualitas, konsisten, dan berkelanjutan. (Editha Natalina Nababan, S.T.,M.Ak.)