Pengumuman Peraturan BAN-PT No.20 Tahun 2025 tentang Sistem Akreditasi Nasional DIKTI

PENGUMUMAN TERKAIT PERATURAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI NOMOR 20 TAHUN 2025 – TENTANG SISTEM AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI :
PERATURAN NO.19 TAHUN 2025 TENTANG KRITERIA MELAMPAUI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI PADA AKREDITASI PROGRAM STUDI

PENGUMUMAN TERKAIT PERATURAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI NOMOR 19 TAHUN 2025 TENTANG KRITERIA MELAMPAUI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI PADA AKREDITASI PROGRAM STUDI :
Menuju Akreditasi Unggul: UT Bahas Rencana dan Target Reakreditasi Program Studi Tahun 2025

Jakarta, 9 Oktober 2025 — Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan rapat pengajuan reakreditasi bagi program studi di seluruh fakultas. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna UT ini dibuka oleh Dr. Rini Dwiyani Hadiwidjaja, S.E., M.Si. dan dipimpin oleh Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. Rapat ini membahas kesiapan dan rencana tindak lanjut masing-masing program studi dalam menghadapi proses reakreditasi. Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. mengatatakan ”Berdasarkan data Kantor Penjaminan Mutu (KPM) prodi yang reakreditasi tahun 2025 dilingkungan UT sebanyak 25 prodi. Terdiri dari FKIP dangan 10 prodi, FST dengan 4 prodi, FHISIP dengan 9 prodi, FEB dengan 1 prodi, dan Sekolah Pascasarjana dengan 1 prodi.” Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas penetapan batas waktu pengajuan reakreditasi serta penyesuaian lembaga akreditasi bagi beberapa program studi, batas penyelesaian pengajuan reakreditasi tiap program studi berbeda-beda, batas pengajuan reakreditasi program studi Ilmu Pemerintahan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi dan Ilmu Hukum pada bulan Oktober 2025. Batas Pengajuan dokumen reakreditasi untuk program studi Ilmu Administrasi Bisnis, Sosiologi, dan Perpajakan pada bulan Desember 2025. Program studi FST juga memiliki batas pengajuan reakreditasi yang berbeda-beda, batas pengajuan dokumen reakreditasi untuk Program studi Matematika dan Sains data pada Desember 2025, sedangkan untuk Program studi Statistika dan Biologi batas pengajuan reakreditasi pada November 2025. FEB hanya terdapat 1 program studi yang mengajukan reakreditasi yaitu, program studi Ekonomi Pembangunan yang memiliki batas akhir pengajuan dokumen reakreditasi pada bulan November 2025. Tahun 2025 ini terdapat 6 (enam) program studi mengajukan reakreditasi melalui LAMSPAK, 2 (dua) Program studi mengajukan reakreditasi ke BAN-PT, 2 (dua) Program studi mengajukan reakreditasi ke LAMEMBA, serta sebanyak 3 (tiga) program studi mengajukan reakreditasi ke LAMSAMA, dan hanya satu program studi mengajukan reakreditasi ke LAMINFOKOM UT menekankan pentingnya setiap program studi untuk menargetkan akreditasi unggul serta senantiasa mengacu pada matrik penilaian BAN-PT sebagai acuan utama dalam proses asesmen. Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu akademik di seluruh program studi guna mendukung pencapaian visi universitas sebagai pendidikan tinggi berkualitas dunia. [Written by Muhammad Rafy Zildan]
Pengumuman LAMSAMA terkait Pengajuan Akreditasi

PENGUMUMAN No. 16/LAMSAMA/IX/2025 Sehubungan dengan: bersama ini disampaikan bahwa Unit Pengelola Program Studi/Program Studi dapat mengajukan akreditasi ke LAMSAMA menggunakan IAPS 1.0. Batas finalisasi dokumen akreditasi melalui SALAM 1.0 adalah 19 Desember 2025.
FST UT Gelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi LAMPTIP Untuk Perkuat Kesiapan Program Studi FST

Universitas Terbuka (UT) melalui Fakultas Sains dan Teknologi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi instrumen akreditasi unggul bagi program studi FST di lingkungan UT yang dibuka oleh Dr. Subekti Nurmawati, M.Si. selaku Dekan Fakultas FST dengan memberi sambutan awal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 september 2025 dan bertempat di Ruang Auditorium FST, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan prodi dalam memenuhi indikator mutu unggulan. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Ir. H. Mais Ilsan, MP, sebagai narasumber menyampaikan pokok-pokok instrumen akreditasi yang terdiri dari 6 instrumen, yang dimana terdapat 70 butir indikator, tidah hanya itu Dr. Ir. H. Mais Ilsan MP, juga menyampaikan indikator-indikator yang menjadi syarat terakreditasi unggul, termasuk kurikulum berbasis hasil (outcome based education), fasilitas laboratorium yang mendukung kompetensi, sistem pembelajaran daring (LMS) yang terintegrasi, serta analisis luaran pendidikan yang mencakup kelulusan tepat waktu, kelulusan maksimal dua kali masa tempuh, dan daya saing lulusan melalui waktu tunggu mendapatkan pekerjaan. Menurut Dr. Ir. H. Mais Ilsan, MP, unsur “E” dalam PPEPP dokumen yang dibutuhkan dalam RTM Program Studi, RTM UPPS, dan RTM Universitas membutuhkan dokumen undangan, daftar hadir, dokumentasi, dan berita acara. Berita acara tersebut memuat hasil diskusi program studi mengenai temuan yang dapat diselesaikan pada tingkat program studi, namun jika tidak dapat diselesaikan pada tingkat program studi maka akan dibawa ke tingkat RTM UPPS, dan jika tidak bias di selesaikan pada tingkat UPPS maka akan ditindaklanjuti di tingkat RTM Universitas. Para peserta—terdiri dari pengelola Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, dan Dosen berinteraksi aktif melalui sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan refleksi atas kesiapan institusi masing-masing dalam menghadapi proses akreditas Kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, seluruh program studi UT memperkuat upaya internalisasi standar mutu dan meningkatkan kapasitas untuk meraih akreditasi unggul. [Written by M. Rafy Zildan]
Asesmen Lapangan Prodi MSL UT: Langkah Strategis Tingkatkan Mutu Akademik

Tangerang Selatan, 20 September 2025 – Universitas Terbuka (UT) sukses menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi Program Magister Studi Lingkungan pada Sabtu, 20 September 2025, bertempat di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., dan berlangsung dengan khidmat serta dihadiri jajaran pimpinan UT. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain : 1. Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. (Rektor Universitas Terbuka) 2. Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si. (Wakil Rektor III) 3. Dr. Subekti Nurmawati, M.Si. (Dekan Fakultas Sains dan Teknologi) 4. Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si. (Direktur Sekolah Pascasarjana) 5. Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T. (Sekretaris MWA) 6. Dr. Muhammad Rif’an, S.T., M.T. (Direktur DSI) 7. Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. (Kepala KPM) 8. Prof. Dr. Ernik Yuliana, S.Pi., M.T. (Wakil Dekan I) 9. Prof. Dr. Dewi Juliah Ratnaningsih, S.Si., M.Si. (Wakil Direktur I) 10. Dr. A. Hadian Pratama Hamzah, S.IP., M.I.L. (Kaprodi MSL) Dalam sambutannya, Rektor UT menegaskan komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan tinggi jarak jauh berbasis teknologi. “UT hadir untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen menjaga kualitas melalui penjaminan mutu dan perbaikan berkelanjutan, sehingga UT dapat menjadi mitra strategis perguruan tinggi lainnya menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Prof. Ali Muktiyanto. Asesmen lapangan ini dihadiri oleh dua asesor BAN-PT, yaitu Prof. Dr. Ignasius Loyola Setyawan Purnama, M.Si., dan Prof. Ir. Eddy Setiadyi Soedjono, Dipl. S.E., M.Sc., Ph.D. Lead asesor BAN-PT menyampaikan apresiasi atas kesiapan UT. “Kami melihat upaya serius Universitas Terbuka dalam membangun sistem akademik yang terstandar dan akuntabel. Hal ini penting untuk memastikan kualitas pembelajaran jarak jauh yang dapat dipercaya oleh masyarakat,” ungkap Prof. Ignasius Loyola Setyawan Purnama. Proses asesmen meliputi verifikasi dan validasi terhadap kurikulum, sumber daya manusia, serta sarana pendukung pembelajaran. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menjamin mutu akademik yang terstandar, sekaligus memperkuat komitmen UT terhadap sistem akreditasi nasional yang transparan dan berkelanjutan. Rangkaian asesmen ditutup secara resmi oleh Rektor UT. Diharapkan, Program Magister Studi Lingkungan dapat meraih hasil akreditasi terbaik, sehingga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap kualitas layanan pendidikan jarak jauh yang diselenggarakan UT. [Written by M. Rafy Zildan]
Prodi Teknologi Pangan Universitas Terbuka Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT, Langkah Strategis Menuju Akreditasi Unggul

Universitas Terbuka (UT) menegaskan langkah nyatanya dalam peningkatan mutu pendidikan melalui pelaksanaan asesmen lapangan untuk Program Studi Teknologi Pangan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan ini digelar pada Selasa, 5 Agustus 2025, bertempat di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka. Asesmen ini merupakan bagian dari proses akreditasi nasional yang bertujuan menilai kinerja program studi secara menyeluruh, mencakup tata kelola akademik, proses pembelajaran, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Dua asesor dari BAN-PT hadir dalam kegiatan ini, yaitu Prof. Dr. Ir. Nurheni Sri Palupi, M.Si. dari IPB dan Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si. dari Universitas Lampung. Mereka didampingi oleh Ibu Ambar Setyaningsih, pendamping dari BAN-PT. Acara pembukaan asesmen dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D., yang mewakili Rektor Universitas Terbuka. Turut hadir jajaran pimpinan universitas, meliputi Para Ketua Lembaga, Dekan FST, Para Direktur pada Direktorat, Kepala Kantor Penjaminan Mutu, Para Kepala Pusat, Ketua Program Studi Teknologi Pangan, serta Dosen dan Staf Akademik Program Studi Teknologi Pangan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan asesmen meliputi penelaahan dokumen, pemaparan profil program studi, sesi diskusi bersama pimpinan universitas dan dosen, hingga peninjauan fasilitas akademik. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan menunjukkan kesiapan UT dalam memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan. Selama kegiatan berlangsung, para asesor juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis yang bertujuan memperkuat kualitas program studi ke depan. Beberapa catatan penting antara lain perlunya keselarasan visi, misi, tujuan, dan sasaran (VMTS) dengan arah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI) dan sains data. Asesor juga menyarankan peningkatan kualitas kurikulum agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Selain itu, dorongan untuk meningkatkan daya saing penelitian dan publikasi di tingkat nasional dan internasional menjadi perhatian utama, termasuk menjalin kerja sama dengan instansi lokal untuk mendukung kegiatan praktikum mahasiswa. Tak kalah penting, evaluasi diri secara berkala dengan pendekatan SWOT serta pelaksanaannya melalui Forum Group Discussion (FGD) juga dianjurkan sebagai upaya menjaga dan meningkatkan kualitas program studi secara berkelanjutan. Acara ditutup secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, menandai berakhirnya proses asesmen yang diharapkan dapat memberikan hasil terbaik untuk Program Studi Teknologi Pangan. Asesmen lapangan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Universitas Terbuka untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh, serta mencetak lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi di bidang teknologi pangan. [ditulis oleh: Nyayu Miftahul ilmiyyah]
Asesmen Lapangan S1 Sistem Informasi oleh LAM INFOKOM : UT Tampilkan Kesiapan Menuju Akreditasi Unggul

Universitas Terbuka (UT) melalui Program Studi S1 Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan sebagai bagian dari proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM). Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 14 hingga 15 Juli 2025, bertempat di Auditorium FST Universitas Terbuka. Acara pembukaan asesmen lapangan ini diselenggarakan secara bersamaan dengan pembukaan asesmen lapangan Program Studi S1 Agribisnis, yang dilakukan oleh tim asesor dari BAN-PT. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan dan Para Wakil Dekan FST, Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA), para Ketua Lembaga, para Kepala Pusat, Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi, Ketua Program Studi S1 Agribisnis, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan dari kedua program studi. Asesmen untuk Program Studi S1 Sistem Informasi dilakukan oleh dua asesor dari LAM INFOKOM, yaitu Prof. Paulus Insap Santosa, M.Sc., Ph.D., IPU dan Prof. Dr. Kusrini, M.Kom. Selama asesmen berlangsung, asesor melakukan evaluasi terhadap dokumen akademik, tata kelola, kurikulum, SDM, serta fasilitas pendukung pembelajaran. Asesor juga berdiskusi dengan pengelola program studi, dosen, dan tenaga kependidikan untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal di lingkungan program studi. Kegiatan ini merupakan langkah strategis UT dalam memastikan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan terukur, sekaligus sebagai bagian dari komitmen terhadap sistem akreditasi nasional yang transparan dan berkelanjutan. Dengan pelaksanaan asesmen ini, Universitas Terbuka optimis bahwa Program Studi S1 Sistem Informasi dapat meraih hasil terbaik dan semakin memperkokoh posisinya sebagai program studi unggulan dalam bidang teknologi informasi berbasis pendidikan jarak jauh. [ditulis oleh: Nyayu Miftahul ilmiyyah]
Asesmen Lapangan BAN-PT Program Studi Sarjana Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi Sebagai bentuk Continous Improvement

Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Sarjana Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang berlangsung pada hari Senin, 14 Juli 2025 bertempat di Ruang Einstein, Gedung FST. Acara pembukaan Asesmen Lapangan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Terbuka, antara lain: Dalam Asesmen Lapangan ini, asesor BAN-PT yang hadir dan melakukan konfirmasi adalah Prof. Dr. Ir. Abdul Latief, M.S. dan Mahdi, M.Si., Ph.D.. Para asesor melakukan verifikasi dan validasi data, serta konfirmasi langsung kepada para stakeholder yaitu pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., membuka secara resmi kegiatan asesmen lapangan, menyambut tim Asesor dan menyampaikan pentingnya dilakukan akreditasi untuk peningkatan kualitas di UT dan Dekan FST UT, Dr. Subekti Nurmawati, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap proses asesmen lapangan dalam akreditasi BAN-PT ini sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan mutu Program Studi S1 Agribisnis. Kegiatan asesmen lapangan ini ditutup secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D., dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Direktur Sistem Informasi, Dr. Muhammad Rif’an, S.T., M.T., serta Kepala Kantor Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. Melalui asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi S1 Agribisnis FST UT dapat memperoleh hasil akreditasi terbaik, sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap mutu layanan pendidikan jarak jauh yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka. (Written by Nisa Permata Basti)
Program Doktor Ilmu Manajemen UT Jalani Asesmen Lapangan LAMEMBA untuk Penguatan Mutu Berkelanjutan

Universitas Terbuka, 11 Juni 2025 – Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) untuk Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (DIM) sebagai bagian dari proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 11 hingga 12 Juni 2025, bertempat di Ruang Sidang Rasamala, Wisma II, Lantai Dasar, Universitas Terbuka. Acara pembukaan Asesmen Lapangan berlangsung pada Rabu, 11 Juni 2025 pukul 08.00 – 08.30 WIB, yang ditandai dengan sambutan pimpinan universitas dan penyambutan resmi terhadap tim asesor LAMEMBA. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Terbuka, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., menyampaikan bahwa UT menyambut baik kedatangan tim asesor LAMEMBA. Ia juga mengungkapkan harapan agar asesmen ini tidak hanya menjadi bentuk evaluasi, tetapi juga mampu memberikan rekomendasi konstruktif guna perbaikan berkelanjutan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen. “Kami berharap kegiatan asesmen ini dapat menjadi proses refleksi akademik yang mendalam dan mendorong penguatan kualitas program DIM berkelanjutan,” ungkap Dr. Yunus. Lebih lanjut, beliau menyampaikan, “Semangat yang diberikan oleh para asesor memberikan energi untuk menata program DIM menjadi lebih baik.” Turut hadir dalam acara pembukaan antara lain Rektor Universitas Terbuka, Ketua Senat Akademik Universitas, Ketua Majelis Wali Amanat, serta para Wakil Rektor. Hadir pula Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Direktur Sekolah Pascasarjana, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ketua Lembaga Layanan Operasi Pembelajaran, dan Direktur Direktorat Sistem Informasi. Selain itu, Kepala Kantor Penjaminan Mutu, perwakilan Pusat Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Pusat Produksi Bahan Ajar dan Multimedia, perwakilan dari Pusat Layanan Bahan Ajar, Kepala Pusat Pengolahan Pengujian, dan Kepala Pusat Pengelolaan Pembelajaran juga hadir dalam kegiatan ini. Para Wakil Dekan FEB, Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, para Manajer pada Kantor Penjaminan Mutu, serta Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen turut hadir dalam kegiatan asesmen ini. Pada hari pertama asesmen, tim asesor LAMEMBA melakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap Dokumen Evaluasi Diri (DED) yang telah disusun oleh program studi. Proses asesmen juga mencakup sesi wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, seperti pimpinan universitas, pengelola program, dosen, mahasiswa, dan mitra institusi, guna memperoleh gambaran menyeluruh dan objektif mengenai penyelenggaraan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen di UT. Universitas Terbuka terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kualitas program pendidikan tinggi jarak jauh, termasuk pada jenjang doktoral. Asesmen ini menjadi momentum strategis untuk melakukan refleksi institusional dan penguatan terhadap tata kelola, kualitas akademik, serta sistem pembelajaran yang adaptif dan berstandar internasional. Pada hari kedua, kegiatan ditutup dengan penyerahan berita acara pelaksanaan asesmen lapangan dan penyampaian rekomendasi awal dari tim asesor kepada pihak fakultas dan program studi sebagai dasar untuk perbaikan dan pengembangan mutu berkelanjutan. [Written by Pesi Suryani]