Audit Mutu Internal Prodi Manajemen: Langkah UT Memperkuat Kesiapan Reakreditasi LAMEMBA 2026

Pada 18 November 2025, tim auditor yang ditugaskan oleh Kantor Penjaminan Mutu Universitas Terbuka melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Program Studi Manajemen. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya UT menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus mempersiapkan prodi menghadapi reakreditasi LAMEMBA tahun 2026. Program Studi Manajemen sebelumnya telah meraih peringkat A dari BAN-PT. Untuk mempertahankan prestasi tersebut dan menghasilkan kualitas yang lebih baik, AMI dilakukan secara menyeluruh mulai dari peninjauan dokumen, proses pembelajaran, tata kelola, hingga berbagai aspek yang mendukung layanan akademik. Tim auditor terdiri atas Lead Auditor Rini Yayuk Priyati, S.E., M.Ec., Ph.D., serta auditor Dian Sugiarti, S.Pd., M.Si. dan Anisa Zahwa Akbara, M.Sc. Seluruh rangkaian audit dilaksanakan dengan pendekatan objektif, kolaboratif, dan berbasis bukti sehingga memberikan gambaran yang lebih jernih mengenai kekuatan dan ruang perbaikan di program studi. Hasil audit menunjukkan komitmen kuat Prodi Manajemen dalam menjaga kualitas layanan akademik. Tim auditor juga memberikan sejumlah rekomendasi yang dapat memperkuat pelaksanaan mutu, seperti penataan dokumen kinerja, penyegaran instrumen pembelajaran, dan penguatan kegiatan tridarma yang lebih berorientasi pada hasil. Melalui pelaksanaan AMI ini, Universitas Terbuka menegaskan kesungguhannya dalam membangun budaya mutu yang konsisten dan berkelanjutan. Evaluasi yang berkesinambungan bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga wujud tanggung jawab UT untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif, akuntabel, dan bermutu bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Proses AMI juga menjadi ruang refleksi bersama antara tim auditor dan tim auditee untuk memetakan tantangan serta peluang pengembangan program studi ke depan. Diskusi yang berlangsung selama audit mencerminkan keterbukaan Prodi Manajemen dalam menerima masukan sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu berkelanjutan. Setiap temuan tidak diposisikan sebagai kelemahan semata, melainkan sebagai dasar penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang lebih terarah dan terukur. Ke depan, hasil AMI ini akan menjadi pijakan penting bagi Prodi Manajemen FEB UT dalam menyusun berbagai langkah strategis menuju reakreditasi LAMEMBA 2026. Dengan sinergi yang kuat antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh pemangku kepentingan, UT optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian akreditasinya. Komitmen terhadap mutu ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari ikhtiar Universitas Terbuka dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing nasional maupun global.
Asesmen Lapangan LAMDIK di Prodi MPAD: Kolaborasi Kuat untuk Memastikan Mutu Pendidikan

Tangerang Selatan — Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (MPAD)Sekolah Pascasarjana FKIP Universitas Terbuka (UT) menjadi salah satu prodi yang menjalani proses penting dalam siklus penjaminan mutu, yakni Asesmen Lapangan (AL) oleh LAMDIK, yang diselenggarakan pada 2-3 Desember 2025 Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang FKIP dan menjadi forum evaluasi mendalam terhadap penyelenggaraan akademik MPAD. Sejak pagi, rangkaian asesmen dibuka dengan sambutan dari Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. ditemani oleh para Wakil Rektor, Beliau menekankan bahwa asesmen bukan sekadar tahapan menuju akreditasi, melainkan instrumen strategis untuk memastikan bahwa proses akademik berjalan dengan standar kualitas terbaik. Kehadiran Pimpinan Menguatkan Komitmen Mutu Pelaksanaan AL mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas dan fakultas. Hadir dalam kegiatan tersebut dari pascasarjana dan fakultas turut menyertai: Beserta jajaran para Wakil Dekan dan Wakil Direktur Selain itu, beberapa unit strategis UT juga hadir memberikan dukungan teknis, termasuk Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. (Kepala KPM), Dr. Sri Sediyaningsih (Kepala Puslata), dan Dr. Ake Wihadanto (Sekretaris MWA). Tim Prodi MPAD, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa dan alumni turut berperan aktif selama kegiatan. Asesor LAMDIK Lakukan Verifikasi Menyeluruh Proses asesmen berjalan intensif melalui beberapa tahapan evaluasi. Tim asesor melakukan: Verifikasi implementasi kurikulum dan proses pembelajaran Setiap sesi didesain untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai bagaimana Prodi MPAD mengelola kegiatan akademik dan memastikan layanan pendidikan tetap terjaga mutunya. Catatan Asesor: Visi Kuat & Tata Kelola Baik Setelah rangkaian verifikasi, tim asesor memberikan sejumlah catatan positif. Mereka menilai bahwa: Catatan ini menunjukkan bahwa MPAD berada di jalur yang tepat dalam pengembangan mutu. Rekomendasi Asesor untuk Penguatan Ke Depan Asesor juga menyampaikan beberapa rekomendasi strategis, yaitu: Temuan dan rekomendasi tersebut menjadi perhatian penting bagi prodi untuk ditindaklanjuti secara berkelanjutan. AL sebagai Ruang Refleksi Bersama Dekan FKIP, Prof. Dr. Ucu Rahayu, menegaskan bahwa asesmen seperti ini membawa manfaat lebih luas daripada sekadar pemenuhan persyaratan akreditasi. “AL menjadi kesempatan bagi kami untuk meninjau kembali efektivitas pembelajaran dan tata kelola, sekaligus memperkuat budaya mutu di lingkungan prodi,” ujarnya. Sentimen serupa juga disampaikan tim prodi dan fakultas yang memandang asesmen ini sebagai ruang refleksi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas layanan akademik. (Muhammad Rafy Zildan, S.E.)
Targetkan Hasil Terbaik, Prodi Pendidikan Fisika FKIP UT Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK dengan Kesiapan Prima

Tangerang Selatan – Program Studi Sarjana (S-1) Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT), baru saja merampungkan agenda krusial dalam siklus penjaminan mutu eksternal. Selama dua hari, tepatnya pada 26 dan 27 November 2025, Prodi Pendidikan Fisika melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) dengan kesiapan maksimal sebagai bagian dari proses akreditasi. Kegiatan yang berpusat di Ruang Sidang 2 FKIP ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Suasana pembukaan berlangsung khidmat, dibuka secara resmi langsung oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.. Dukungan Penuh Pimpinan Universitas Salah satu poin istimewa dalam asesmen kali ini adalah hadirnya dukungan penuh dari jajaran pimpinan puncak UT, yang menunjukkan komitmen institusi terhadap mutu pendidikan. Selain Rektor, turut hadir mendampingi jalannya kegiatan antara lain: Kehadiran unit penjaminan mutu beserta seluruh jajaran prodi, dosen, staf, dan perwakilan mahasiswa menegaskan soliditas tim dalam menghadapi asesmen ini. Potret Komprehensif Kualitas Akademik Penilaian dilakukan secara mendalam oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Fokus evaluasi mencakup spektrum luas, mulai dari dokumen administratif seperti Laporan Evaluasi Diri (LED), kualitas kurikulum, hingga kualifikasi sumber daya manusia. Asesor juga meninjau proses pembelajaran, sarana dan prasarana pendukung, serta sistem manajemen akademik yang diterapkan. Proses verifikasi dilakukan melalui wawancara dengan dosen, staf, serta mahasiswa/alumni, dan peninjauan fasilitas secara langsung. Setelah seluruh data diverifikasi, tim asesor menyusun laporan hasil asesmen untuk diajukan ke lembaga akreditasi. Lebih dari Sekadar Formalitas Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menegaskan bahwa asesmen ini dimaknai lebih dari sekadar formalitas untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. “Ini adalah momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pembelajaran, layanan akademik, dan kualitas lulusan,” ujar pimpinan fakultas. Melalui proses ini, diharapkan Prodi Pendidikan Fisika tidak hanya memperkuat reputasinya, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing lulusan di tengah masyarakat. Harapan Menuju Akreditasi Unggul Seluruh sivitas akademika FKIP menaruh harapan besar agar Asesmen Lapangan ini membuahkan hasil manis tanpa temuan serius. Target utamanya adalah meraih predikat akreditasi sesuai standar tertinggi. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen UT terhadap budaya mutu, transparansi, dan peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Hasil akhir dari asesmen ini akan diumumkan setelah seluruh tahapan evaluasi dari LAMDIK selesai. (Written by : Muhammad Rafy Zildan, S.E.)
KPM Universitas Terbuka Laksanakan Asesmen Lapangan AMI pada Program Studi Doktor Ilmu Manajemen

Tangerang Selatan, 19 November 2025 – Kantor Penjaminan Mutu (KPM) Universitas Terbuka telah melaksanakan Asesmen Lapangan Asesmen Mutu Internal (AMI) pada Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (DIM) sebagai bagian dari siklus penjaminan mutu akademik di Universitas Terbuka. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 18–19 November 2025, bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung Serbaguna Universitas Terbuka. Tim asesor KPM terdiri atas Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T. selaku Lead Asesor dan Pesi Suryani, S.E., M.Ak. sebagai Asesor. Asesmen lapangan ini merupakan kelanjutan dari proses asesmen kecukupan dan penilaian dokumen yang telah dilaksanakan pada 29 Oktober–10 November 2025 melalui penelaahan Laporan Evaluasi Diri (LED), Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS), dan berbagai dokumen pendukung lainnya. Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor melakukan konfirmasi menyeluruh terhadap kesesuaian antara dokumen dan implementasi akademik pada berbagai standar SPMI, mencakup standar kompetensi lulusan, proses pembelajaran, penilaian, pengelolaan, isi pembelajaran, sumber daya dosen dan tenaga kependidikan, sarana-prasarana, serta pembiayaan. Tim asesor juga mengevaluasi mutu dan relevansi penelitian serta pengabdian kepada masyarakat, termasuk mekanisme perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasinya. Selain itu, asesmen turut meninjau efektivitas siklus PPEPP, tindak lanjut hasil asesmen sebelumnya, serta keselarasan visi dan misi Program Studi DIM dengan arah pengembangan Universitas Terbuka. Hari pertama asesmen berlangsung dengan sesi pembukaan dan konfirmasi awal sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan implementasi standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Hari kedua difokuskan pada evaluasi sistem penjaminan mutu serta kesesuaian visi–misi program studi. Sepanjang proses asesmen, tim asesor menekankan pentingnya keselarasan antara dokumen, praktik penyelenggaraan, dan keberlanjutan mutu. Lead Asesor, Dr. Ake Wihadanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI bertujuan memastikan kualitas penyelenggaraan program studi berjalan konsisten dan terukur. “Asesmen ini bukan hanya untuk melihat pemenuhan dokumen, tetapi untuk memastikan bahwa setiap standar mutu benar-benar diimplementasikan secara berkelanjutan. Program Studi DIM telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga mutu akademik, dan rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat semakin memperkuat tata kelola dan pelaksanaan tridharma,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Kaprodi Doktor Ilmu Manajemen, Dr. Martino Wibowo, Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan AMI oleh KPM UT. “Kami menyambut baik asesmen ini sebagai sarana refleksi dan penguatan internal. Umpan balik dari asesor sangat penting bagi kami untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan doktoral berjalan sesuai standar dan terus berkembang. Program Studi DIM berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi guna meningkatkan kualitas akademik dan daya saing program,” jelasnya. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan penyampaian tindak lanjut perbaikan yang perlu dilakukan oleh pihak program studi. Melalui pelaksanaan AMI ini, KPM menegaskan kembali komitmennya untuk memastikan seluruh program studi di Universitas Terbuka menjalankan standar mutu secara konsisten, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan berkelanjutan. Asesmen pada Program Studi Doktor Ilmu Manajemen menjadi bagian penting dari upaya Universitas Terbuka dalam memastikan layanan akademik pada jenjang doktoral berjalan bermutu tinggi, relevan, serta memenuhi standar nasional dan internasional. [Written by Pesi Suryani]
Benchmark Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Mataram ke Kantor Penjaminan Mutu Universitas Terbuka

Tangerang Selatan, 25 November 2025 – Universitas Mataram melaksanakan benchmark ke Kantor Penjaminan Mutu Universitas Terbuka (KPM UT) sebagai upaya Benchmarking dan Kolaborasi Mutu, khususnya pada Penjaminan Mutu, Manajemen Risiko, Pengembangan SDM, Kurikulum, Bahan Ajar, dan Media Pembelajaran. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPM UT, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd., didampingi oleh Manajer Penjaminan Mutu Akademik, Dr. Rini Dwiyani Hadiwidjaja, S.E., M.Si.; Manajer Pengembangan, Pengendalian Mutu, dan Manajemen Risiko, Dra. Eko Kuswanti, M.Pd.; Kasubbag Nuriyawati, A.Md.; serta sejumlah staf penjaminan mutu lainnya. KPM UT menerima rombongan tamu dari Universitas Mataram yang dipimpin oleh Dr. Ir. Sitti Latifah, M.Sc.F., IPU bersama YY Wima Riyayanatasya, S.I.Kom., M.A., beserta para koordinator terkait. Pertemuan berlangsung di Ruang Sidang KPM UT, di mana tuan rumah memaparkan berbagai aspek strategis dalam operasional Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), mulai dari pengembangan bahan ajar, pengembangan kurikulum, pengelolaan SDM, hingga sistem penjaminan mutu yang diterapkan di UT. Kegiatan benchmarking bertajuk “Benchmark Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Mataram ke Kantor Penjaminan Mutu Universitas Terbuka” ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pilar-pilar utama sistem PJJ UT, termasuk proses produksi bahan ajar, mekanisme pengembangan kurikulum, tata kelola SDM berbasis Human Capital Management, serta implementasi sistem penjaminan mutu yang terintegrasi. Staff Ahli WR 1 Alpin Herman Saputra, S.Pd., M.Pd., Beliau memberikan pemaparan yang berfokus pada perencanaan dan pengembangan kurikulum di UT, ia menjelaskan bahwa perencanaan dan pengembangan kurikulum di UT didasarkan dan dilingkupi oleh ekosistem digital (digital ecosystem). Kantor WR1 mengembangkan Aplikasi Kurikulum untuk mendigitalkan dan mengintegrasikan kurikulum sehingga dapat diakses secara online oleh seluruh pemangku kepentingan (stakeholder). Al Hafid, S.Kom., MMSI., yang menjabat di Pusat Produksi Bahan Ajar Multimedia (P2BAM) memaparkan bahwa P2BAM berfokus pada pengembangan dan variasi bahan ajar yang melayani karakteristik unik UT sebagai institusi PJJ. UT memproduksi dua jenis produk utama: Bahan Ajar Cetak dan Digital. Bahan ajar cetak ini telah dikembangkan menjadi Buku Interaktif (BI) yang menyertakan elemen multimedia seperti video dan audio yang dapat diakses melalui QR Code di versi cetak. Kepala KPM UT, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd., menjelaskan bahwa bahan ajar merupakan “roh” dari sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Universitas Terbuka. Keberadaan bahan ajar menjadi prasyarat mutlak sebelum sebuah program studi dapat dibuka. UT sendiri memproduksi dua kategori bahan ajar, yaitu Bahan Ajar Cetak (Buku Materi Pokok/BMP) dan Bahan Ajar Digital. BMP dirancang secara khusus untuk mendukung pembelajaran mandiri (self-instructional), di mana setiap “Bab” disebut “Modul” dan disusun secara sistematis mulai dari Pendahuluan, Uraian Materi, Latihan, Rangkuman, hingga Tes Formatif. Dr. Ir. Sitti Latifah, M.Sc.F., IPU., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan utama untuk mengamati secara langsung implementasi sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di UT, terutama terkait penjaminan mutu, manajemen risiko, pengembangan SDM, pengembangan kurikulum, produksi bahan ajar, serta pengelolaan media pembelajaran. Pihak Universitas Mataram berharap kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih mendalam, termasuk rencana pengiriman delegasi lanjutan untuk mempelajari secara teknis praktik-praktik pengembangan sumber belajar dan tata kelola mutu yang diterapkan UT. Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat SDM UT, Dr. Agus Joko Purwanto, M.Si., menekankan bahwa peran dosen di UT mencakup unsur manajerial yang cukup besar, mengingat karakteristik PJJ yang membuat interaksi dosen dan mahasiswa tidak berlangsung secara langsung. Oleh karena itu, media pembelajaran, kualitas konten, dan manajemen proses belajar harus dirancang serta dikelola secara efektif. Dalam aspek perencanaan dan efisiensi SDM, UT menerapkan pendekatan Human Capital Management, termasuk penyusunan Peta Jabatan (Job Map) yang ditetapkan melalui Peraturan Rektor sebagai instrumen pengendalian pertumbuhan dan pengelolaan SDM secara terukur. Kunjungan benchmarking ini memberikan gambaran komprehensif mengenai arsitektur sistem PJJ UT dan telah mengidentifikasi berbagai potensi kolaborasi. Sebagai tindak lanjut, telah disepakati bahwa tim kurikulum dan media pembelajaran Universitas Mataram akan melakukan kunjungan kedua pada bulan Januari mendatang untuk pembahasan yang lebih teknis dan mendetail. Sebagai simbol sinergi dan hubungan baik antar-institusi, kegiatan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Universitas Terbuka kepada Universitas Mataram, dan sebaliknya. Pertukaran cinderamata tersebut menjadi penanda komitmen kedua pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sistem penjaminan mutu serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi. [Penulis : Agung Pratama, S.Kom.]
Targetkan Akreditasi Unggul, Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Perkuat Kualitas Digital dan Riset Melalui Asesmen Mutu Internal

Tangerang Selatan, 20 November 2025 – Dalam upaya memantapkan langkah menuju peringkat akreditasi “Unggul” dari BAN-PT, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) sukses menggelar Asesmen Mutu Internal (AMI) pada Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian integral dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada level UPPS dan Prodi . Asesmen menggunakan instrumen akreditasi program studi (IAPS) Unggul BAN-PT, dan menghadirkan tim asesor berpengalaman, Prof. Dr. Dewi Juliah Ratnaningsih, S.Si., M.Si., dan Deri Aswar, S.E., M.Ak. Kehadiran mereka bertujuan untuk membedah kesesuaian penyelenggaraan pendidikan di Prodi PWK dengan Standar Pendidikan Tinggi UT. Evaluasi yang dilakukan mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari capaian standar pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga implementasi kurikulum. Hasil dari asesmen ini diharapkan menjadi peta jalan bagi Prodi PWK untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Tim asesor memberikan rekomendasi sebagai berikut: Dengan selesainya AMI ini, Program Studi PWK diharapkan dapat terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan dan memperkuat kesiapan menuju Akreditasi Unggul BAN-PT. Hasil asesmen menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dalam kerangka peningkatan kualitas secara berkelanjutan (continuous improvement). [Written by Deri Aswar]
Perkuat Kesiapan Akreditasi LAMINFOKOM, KPM Gelar Asesmen Mutu Internal Prodi S1 Sistem Informasi

Tangerang Selatan – Universitas Terbuka (UT) melalui Kantor Penjaminan Mutu (KPM) terus memperkuat komitmen terhadap kualitas pendidikan tinggi jarak jauh. Pada 12-13 November lalu, KPM sukses melaksanakan Asesmen Mutu Internal (AMI) untuk Program Studi Sistem Informasi. Langkah ini merupakan bagian strategis dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) guna memastikan kesiapan program studi menghadapi akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAMINFOKOM). Asesmen yang berlangsung selama dua hari ini dipimpin oleh tim asesor internal bersertifikat, Ir. Ila Fadila, M.Kes. dan Deri Aswar, S.E., M.Ak. Fokus utama penilaian mencakup: Ketua Program Studi Sistem Informasi UT menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan administrasi. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Pendekatan berbasis standar LAMINFOKOM menjadi pedoman penting agar mutu pendidikan selalu relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan pembukaan. Berdasarkan hasil telaah dokumen dan lapangan, tim asesor memberikan beberapa rekomendasi penting, antara lain penguatan dokumentasi kinerja penelitian dosen, integrasi teknologi informasi yang lebih masif dalam proses pembelajaran, serta optimalisasi mekanisme umpan balik mahasiswa untuk peningkatan layanan akademik. Dengan terlaksananya AMI ini, Program Studi Sistem Informasi berharap dapat meningkatkan kesiapan akreditasi dan memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas. [Written by Deri Aswar].
Komitmen Mutu Berkelanjutan: Magister Hukum UT Laksanakan AMI demi Standar Pendidikan Tinggi

Universitas Terbuka, Sekolah Pascasarjana – 20 November 2025 Program Studi Magister Hukum pada Unit Pengelola Program Studi (UPPS) Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka melaksanakan kegiatan Asesmen Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu berkelanjutan dan optimalisasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam sistem penjaminan mutu akademik. Ketua Program Studi Magister Hukum, Dr. M. Jeffri Arlinandes Chandra, S.H., M.H., menyambut baik kegiatan AMI ini sebagai upaya memperkuat komitmen mutu berkelanjutan. AMI Akademik di Program Studi Magister Hukum dilaksanakan bertujuan untuk memastikan kesesuaian standar mutu pendidikan tinggi, tata kelola program studi yang profesional, serta penguatan layanan akademik dan nonakademik berbasis Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Melalui asesmen ini, Program Studi Magister Hukum diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dunia pendidikan, dan perkembangan keilmuan hukum. Gambar 1. Proses Asesmen Lapangan AMI Akademik PS Magister Hukum UT Proses AMI dilakukan oleh tim asesor internal Universitas Terbuka yang terdiri dari: Selama pelaksanaan asesmen, tim melakukan telaah dokumen, verifikasi layanan akademik, dan evaluasi terhadap implementasi kurikulum, penelitian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia pada program studi Magister Hukum. Pelaksanaan AMI ini menjadi bagian penting dan dilaksanakan secara berkala untuk memperkuat posisi Program Studi Magister Hukum Universitas Terbuka sebagai penyelenggara pendidikan hukum berbasis pembelajaran jarak jauh yang kompetitif di tingkat nasional dan internasional. Hasil asesmen diharapkan segera ditindaklanjuti sehingga peningkatan mutu dapat tercapai secara sistematis, terukur, dan berkesinambungan.(Ditulis oleh Nisa Permata Basti)
Program Studi D4 Kearsipan Sekolah Vokasi Universitas Terbuka Laksanakan Asesmen Mutu Internal untuk Penguatan Mutu Akademik

Universitas Terbuka, 17-18 November 2025 Program Studi D4 Kearsipan, Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, melaksanakan Asesmen Mutu Internal (AMI) sebagai upaya peningkatan kualitas akademik dan penguatan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) secara berkelanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok Penjaminan Mutu (KPM) sebagai bagian dari komitmen Universitas Terbuka dalam memastikan seluruh program studi vokasi menjalankan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pelaksanaan AMI dilakukan melalui dua tahapan asesmen, yaitu asesmen kecukupan, yang berfokus pada pemeriksaan kelengkapan dokumen mutu dan bukti pelaksanaan standar akademik, serta asesmen lapangan, yang ditujukan untuk memverifikasi implementasi sistem mutu dan praktik pengelolaan program studi secara langsung. Proses asesmen menggunakan Instrumen Akreditasi D3/Sarjana Terapan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK), yang menjadi pijakan penting dalam mempersiapkan program studi D4 Kearsipan menuju akreditasi eksternal. Tim asesor dalam AMI ini terdiri atas Dr. Agus Priyanto, M.Si. sebagai lead asesor, Nisa Permata Basti, M.H. sebagai anggota asesor, dan Syafiqoh Nurhayati, S.E.Sy., M.A. sebagai asesor magang. Sementara itu, Program Studi D4 Kearsipan berada di bawah kepemimpinan Aulia Nurdiansyah, S.Pd., M.A., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan asesmen sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola akademik dan memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi bidang kearsipan. Melalui pelaksanaan AMI, Program Studi D4 Kearsipan diharapkan semakin siap dalam meningkatkan daya saing lulusan, memperkuat keunggulan kurikulum vokasi, serta membangun sistem penjaminan mutu internal yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) dan tuntutan akreditasi eksternal. (Ditulis oleh Nisa Permata Basti)
Kantor Penjaminan Mutu (KPM) Universitas Terbuka – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Airlangga: Kolaborasi Mutu untuk Implementasi Manajemen Risiko & Asesmen Mutu Internal (AMI)

Surabaya, 21 November 2025 — Kantor Penjaminan Mutu Universitas Terbuka (KPM UT) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Badan Penjaminan Mutu Universitas Airlangga (BPM UNAIR) sebagai upaya penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal, khususnya pada implementasi Manajemen Risiko dan Audit Mutu Internal (AMI) Akademik. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPM UT Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd., bersama Manajer Pengembangan, Pengendalian Mutu, dan Manajemen Risiko, Dra. Eko Kuswanti, M.Pd,; Staf Ahli Bidang Penjaminan Mutu dan Akreditasi Dr. Della Raymena Jovanka, S.Pd., M.Si.; Kasubbag Nuriyawati, A.Md. serta beberapa staf penjaminan mutu lainnya serta diterima langsung oleh Ketua BPM UNAIR Prof. Nurul Barizah S.H., LL.M., Ph.D. Sekretaris BPM Ramadhan Hardani Putra, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.RKG. dan para koordinator terkait bidang lainnya. Pertemuan berlangsung di Ruang Sidang BPM UNAIR dan dibuka dengan pemaparan sistem manajemen mutu UNAIR, dilanjutkan diskusi mendalam terkait Implementasi Manajemen Risiko dan AMI yang telah berjalan di universitas tersebut. Pada sesi pertama, BPM UNAIR menjelaskan penerapan manajemen risiko yang telah terintegrasi dengan instrumen akreditasi BAN-PT serta proses Audit Mutu Internal. Beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan antara lain: Pendekatan sistematis UNAIR ini menjadi acuan penting bagi KPM UT untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko pada proses bisnis akademik maupun non-akademik. Sesi kedua membahas pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang menjadi salah satu keunggulan BPM UNAIR. Beberapa best practice yang dipelajari KPM UT meliputi: KPM UT menilai bahwa model AMI UNAIR dapat menjadi rujukan strategis dalam peningkatan mutu akademik serta peningkatan kesiapan akreditasi di lingkungan UT. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada BPM Universitas Airlangga sebagai simbol komitmen untuk memperkuat kolaborasi dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui benchmarking ini, KPM UT berharap dapat menerapkan berbagai praktik baik yang diperoleh dan memperkuat sistem penjaminan mutu Universitas Terbuka secara berkelanjutan.