Bandung, 8 September 2026 – Kantor Penjaminan Mutu (KPM) Universitas Terbuka melaksanakan Asesmen Mutu Internal Manajemen Pendidikan Jarak Jauh (AMI MPJJ) di UT Bandung pada 8–9 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Universitas Terbuka untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan jarak jauh berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan serta terus mengalami peningkatan secara berkelanjutan.
Kegiatan dibuka pada Selasa, 8 September 2026 pukul 08.30 WIB, dihadiri oleh direktur, manajer, Gugus Pengendali Mutu (GPM), serta pegawai UT Bandung. Dalam pembukaan disampaikan bahwa AMI tidak semata-mata merupakan kegiatan evaluasi rutin, tetapi menjadi salah satu instrumen penting dalam siklus penjaminan mutu untuk menilai keterlaksanaan standar, mengidentifikasi peluang perbaikan, serta mendorong peningkatan efektivitas tata kelola dan layanan UT Daerah.

Pelaksanaan AMI MPJJ mengacu pada area kualitas penyelenggaraan pendidikan jarak jauh yang mencakup berbagai aspek pengelolaan UT Daerah, antara lain manajemen internal, sumber daya, admisi dan registrasi, layanan mahasiswa dan pembelajaran, asesmen hasil belajar, serta area terkait lainnya. Asesmen dilakukan melalui reviu dokumen, wawancara, klarifikasi, dan verifikasi terhadap bukti implementasi untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kesesuaian dan efektivitas pelaksanaan standar mutu.
Asesmen dipimpin oleh Lead Asesor Dra. Eko Kuswanti, M.Pd., bersama asesor Vica Ananta Kusuma, S.Pd., M.A. Dari UT Bandung, kegiatan diikuti Direktur UT Bandung Drs. Enceng, M.Si., para manajer, Gugus Pengendali Mutu, serta tim terkait. Selama dua hari, asesor dan asesi melakukan proses asesmen secara terbuka dan konstruktif dengan menelaah bukti pelaksanaan serta mendiskusikan berbagai praktik yang telah berjalan maupun aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.

Secara umum, hasil asesmen menunjukkan bahwa penyelenggaraan layanan di UT Bandung telah berjalan sesuai standar mutu, disertai sejumlah praktik baik dan peluang peningkatan yang perlu ditindaklanjuti untuk memperkuat tata kelola dan mutu layanan.
Dalam rangkaian AMI juga dilaksanakan sosialisasi manajemen risiko kepada pimpinan dan pegawai UT Bandung untuk memperkuat pemahaman dalam mengidentifikasi, menganalisis, menangani, serta memantau risiko dan peluang yang dapat memengaruhi pencapaian sasaran.
Pada sesi penutupan, tim asesor menyampaikan hasil asesmen dan rekomendasi perbaikan, terutama terkait kelengkapan bukti implementasi, penguatan monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut yang jelas, terukur, dan terverifikasi efektivitasnya.
Pelaksanaan AMI MPJJ di UT Bandung menegaskan komitmen Universitas Terbuka dalam membangun budaya mutu melalui evaluasi, tindak lanjut, dan peningkatan berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola serta layanan pendidikan jarak jauh yang semakin bermutu.