Memperkokoh Kualitas Pendidikan, Prodi S-1 Ilmu Hukum FHISIP UT Sukses Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT

Tangerang Selatan, 11 Juni 2026 – Dalam upaya berkelanjutan untuk menjaga mutu pendidikan tinggi, Program Studi (PS) S-1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka (UT) telah sukses melaksanakan asesmen lapangan sebagai bagian dari proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan yang berlangsung pada hari/tanggal kamis, 11 juni 2026 Bertempat di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ini menjadi momen penting bagi sivitas akademika untuk mendemonstrasikan komitmen mereka dalam penyelenggaraan pendidikan hukum yang berkualitas. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang menekankan pentingnya pengembangan mutu akademik secara konsisten. Kehadiran Tim Asesor, Prof. Dr. Muhammad Fauzan, S.H., M.Hum. dari Universitas Jenderal Soedirman dan Prof. Dr. Yudho Taruno Muryanto, S.H., M.Hum. dari Universitas Sebelas Maret, menjadi pusat rangkaian kegiatan ini. Dalam sambutannya, Tim Asesor menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan verifikasi dan konfirmasi terhadap dokumen akreditasi, bukan untuk mencari kesalahan institusi. Dalam sesi pemaparan, FHISIP menyoroti sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) yang tangguh, didukung oleh infrastruktur digital mutakhir yang menjangkau 515 kabupaten/kota di Indonesia hingga 51 negara. Prodi S-1 Ilmu Hukum pun memaparkan berbagai pencapaian strategisnya, di antaranya keberhasilan meraih sertifikasi internasional FIBAA pada tahun 2024 sebagai bukti pengakuan kualitas global. Selain itu, inovasi teknologi pembelajaran seperti Laboratorium Ilmu Hukum berbasis metaverse dan Massive Open Online Courses (MOOCs) kini menjadi andalan dalam memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Pengelolaan skala mahasiswa yang masif, dengan lebih dari 100.000 mahasiswa aktif yang didampingi oleh ribuan tutor yang kompeten dan berkualitas, juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Seluruh sistem penjaminan mutu, mulai dari Audit Mutu Internal (AMI) hingga Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), telah dijalankan secara konsisten setiap tahunnya di bawah koordinasi Kantor Penjaminan Mutu (KPM). Menutup rangkaian kegiatan, tim asesor memberikan apresiasi atas kelancaran acara dan ketertiban tata kelola dokumen yang ditunjukkan oleh pihak prodi. Sebagai langkah peningkatan mutu ke depan, Tim Asesor memberikan rekomendasi strategis, seperti memperkuat intensitas pendampingan akademik serta meningkatkan pembelajaran berbasis praktik. Secara keseluruhan, pelaksanaan asesmen lapangan berjalan dengan sangat produktif, mencerminkan kerja sama tim dan semangat kolaborasi yang kuat bagi kemajuan Program Studi S-1 Ilmu Hukum FHISIP UT di masa depan.
Tim Asesor Soroti Penguatan VMTS dan Kualitas Pembelajaran pada AL Prodi Ekonomi Pembangunan UT

Tangerang Selatan — Program Studi Ekonomi Pembangunan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka proses akreditasi pada tanggal 5–6 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rasamala, Wisma 2 Universitas Terbuka (UT) dan menjadi tahapan penting dalam memverifikasi kesesuaian antara dokumen Dokumen Evaluasi Diri (DED) dengan implementasi nyata penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi di Program Studi Ekonomi Pembangunan. Pelaksanaan asesmen dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta perwakilan dari Kantor Penjaminan Mutu (KPM). Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga serta meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Selama dua hari pelaksanaan asesmen, Tim Asesor yang terdiri dari Amirullah Setya Hardi, S.E., Cand.Oecon., Ph.D. dari Universitas Gajah Mada dan Drs. Hefrizal Handra M.Soc.Sc., P.h D dari Universitas Andalas melakukan penelaahan dokumen, pendalaman data, serta sesi klarifikasi dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan. Proses ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai tata kelola program studi, ketersediaan sumber daya, pelaksanaan pembelajaran, kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta capaian luaran tridharma perguruan tinggi. Berdasarkan hasil AL, Tim Asesor menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi strategis bagi Program Studi Ekonomi Pembangunan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penguatan perumusan dan implementasi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) agar lebih menonjolkan kekhasan program studi, khususnya dalam konteks penyelenggaraan pendidikan jarak jauh di UT. Selain itu, orientasi global dalam rumusan visi dan tujuan program studi juga didorong untuk diperjelas melalui indikator kinerja yang terukur serta didukung dengan bukti capaian lulusan di tingkat internasional. Penjaminan Mutu dan Peningkatan Berkelanjutan Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini menjadi momentum reflektif bagi Program Studi Ekonomi Pembangunan dalam memperkuat budaya mutu. Tindak lanjut atas berbagai masukan dan rekomendasi dari Tim Asesor akan dilaksanakan melalui mekanisme Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan pendekatan siklus PPEPP secara konsisten dan terdokumentasi. Dengan terlaksananya AL pada 5–6 Maret 2026, diharapkan Program Studi Ekonomi Pembangunan semakin mantap dan konsisten dalam menjalankan komitmen peningkatan mutu berkelanjutan serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.[Muhammad Rafy Zildan S. E]
Asesmen Lapangan Jadi Langkah Penguatan Mutu Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis UT

Universitas Terbuka (UT) menerima kunjungan asesmen lapangan untuk Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis pada tanggal 19 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses akreditasi program studi untuk menilai mutu penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan tata kelola akademik. Asesmen lapangan berlangsung di Ruang Rasamala, Wisma 2 Universitas Terbuka, dan dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta pihak-pihak terkait lainnya. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Rektor Universitas Terbuka yang dalam sambutannya menyampaikan komitmen UT untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penguatan tata kelola, pembelajaran, dan layanan akademik. Rektor juga menegaskan bahwa asesmen lapangan menjadi sarana evaluasi sekaligus masukan strategis bagi pengembangan program studi secara berkelanjutan. Tim asesor yang melakukan asesmen lapangan terdiri dari Prof. Dr. Ria Arifianti, S.IP., M.Si. dari Universitas Padjadjaran dan Dr. Margaretha Banowati Talim, M.Si. dari Universitas Katolik Parahyangan. Selama asesmen, tim melakukan penelaahan dokumen serta wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait penyelenggaraan Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis. Dalam sesi penutupan, tim asesor menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi sebagai bahan pengembangan program studi ke depan. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian antara lain perlunya penguatan metode pembelajaran agar lebih mendorong kompetensi mahasiswa, pengembangan mata kuliah praktik yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta evaluasi berkala terhadap materi pembelajaran agar tetap aktual sesuai perkembangan keilmuan dan masukan dari tutor. Selain itu, asesor juga menekankan pentingnya peningkatan dukungan institusi kepada dosen agar dapat lebih fokus menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk mendorong kolaborasi keilmuan serta peningkatan publikasi pada tingkat internasional. Aspek penjaminan mutu internal juga menjadi perhatian, terutama perlunya peninjauan kembali siklus PPEPP pada implementasi standar SPMI. Melalui kegiatan asesmen lapangan ini, Universitas Terbuka berharap Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis dapat terus meningkatkan mutu akademik dan tata kelola, serta memperoleh hasil akreditasi terbaik sesuai target yang diharapkan. [Written By Muhammad Rafy Zildan S.E]
LAMSPAK Laksanakan Asesmen Lapangan pada Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara

Universitas Terbuka (UT) melaksanakan kegiatan asesmen lapangan untuk Program Studi Sarjana Administrasi Negara pada tanggal 8 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium FST, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses akreditasi program studi oleh LAMSPAK. Asesmen lapangan yang berlangsung secara luring di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka ini dibuka secara resmi oleh, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Rektor Universitas Terbuka. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam upaya penjaminan mutu dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di UT. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan universitas, tim akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta para pemangku kepentingan terkait. Dalam kegiatan tersebut, Tim Asesor yang melakukan asesmen terdapat dua asesor dari LAMSPAK, yakni Dr. Rd Ahmad Buchari, S.IP., M.Si dari Universitas Padjadjaran dan Dr. Drs. Abdul Mahsyar, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Makassar, melakukan asesmen lapangan terhadap penyelenggaraan Program Studi Sarjana Administrasi Bisnis. Selama asesmen berlangsung, para asesor melakukan konfirmasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi tata kelola, proses pembelajaran, sistem penilaian, sumber daya manusia, sarana prasarana, penelitian, serta sistem penjaminan mutu. Berdasarkan hasil asesmen, para asesor menyampaikan bahwa secara umum program studi telah menunjukkan kinerja yang baik dalam implementasi pendidikan jarak jauh yang terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, asesor memberikan sejumlah catatan sebagai rekomendasi pengembangan ke depan. Beberapa di antaranya adalah perlunya peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan kompetisi, penguatan kolaborasi penelitian, optimalisasi kerja sama eksternal, serta peningkatan kualitas sarana pendukung pembelajaran daring, khususnya jaringan internet. Asesor juga menekankan pentingnya penguatan implementasi sistem penjaminan mutu internal sesuai siklus PPEPP agar tata kelola program studi semakin efektif dan berkelanjutan. Menanggapi masukan tersebut, Prof. Rahmat Budiman selaku Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan menyampaikan bahwa Universitas Terbuka terus berupaya meningkatkan layanan akademik melalui pengembangan platform digital, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, serta penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan. Beliau juga menegaskan bahwa hasil asesmen lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi program studi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Melalui pelaksanaan asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Sarjana Administrasi Bisnis Universitas Terbuka dapat memperoleh hasil terbaik dalam proses akreditasi serta semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.[Written By Muhammad Rafy Zildan]
S1 Sastra Inggris FHISIP Optimistis Raih Hasil Terbaik dalam Asesmen Lapangan BAN-PT

Tangerang Selatan, 4 Mei 2026 – Program Studi S1 Sastra Inggris Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) sebagai bagian dari proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). AL dilaksanakan bertempat di ruang Auditorium FST. Pelaksanaan asesmen lapangan diawali dengan sambutan pembuka oleh Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Rektor, yang menegaskan komitmen universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mendorong program studi untuk terus berkembang dan mencapai predikat unggul. Kegiatan asesmen lapangan ini dilaksanakan oleh tim asesor BAN-PT, yaitu Prof. Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini, S.S., M.Hum. dari Universitas Udayana dan Dr. Adi Sutrisno dari Universitas Gadjah Mada. Dalam pelaksanaannya, Tim Asesor melakukan konfirmasi data dan dokumen terhadap pemenuhan indikator AL, wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, serta peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Berdasarkan hasil asesmen, Program Studi S1 Sastra Inggris menunjukkan sejumlah capaian positif, khususnya pada indikator infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta ketersediaan bahan ajar yang dinilai sangat baik. Selain itu, para pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan tenaga kependidikan, memberikan kesan yang sangat positif terhadap layanan dan fasilitas yang disediakan oleh Universitas Terbuka. Meski demikian, Tim Asesor juga memberikan sejumlah masukan strategis sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan. Program studi didorong untuk mengembangkan sistem evaluasi ketercapaian visi secara lebih terukur serta mengoptimalkan pemanfaatan hasil tracer study, tidak hanya sebagai bahan evaluasi, tetapi juga sebagai dasar penyempurnaan visi, misi, kurikulum, dan profil lulusan yang meningkatkan kompetensi lulusan. Selain itu, penguatan dalam indikator tata kelola menjadi perhatian melalui integrasi sistem informasi yang terpadu serta penyusunan mekanisme pemetaan awal kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Program studi juga diharapkan dapat mengembangkan diferensiasi layanan bagi mahasiswa, termasuk peningkatan aksesibilitas bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Dalam indikator sumber daya manusia, diperlukan upaya berkelanjutan dalam peningkatan kualifikasi dan kompetensi profesional dosen, pengelolaan beban kerja yang lebih proporsional, serta penyusunan roadmap pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang jelas dan terarah. Di bidang akademik, pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), penguatan suasana akademik, serta peningkatan produktivitas karya ilmiah dosen menjadi hal yang perlu mendapat perhatian signifikan. Lebih lanjut, integrasi antara kegiatan penelitian dan pembelajaran, serta pengembangan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan yang didukung oleh sistem monitoring yang terintegrasi, juga menjadi bagian penting dalam peningkatan Kualitas Tridharma Perguruan Tinggi. Peran strategis Kantor Penjaminan Mutu (KPM) dalam membangun dan menjaga budaya mutu melalui implementasi siklus PPEPP secara konsisten.dalam akreditasi Secara umum, pelaksanaan asesmen lapangan berlangsung dengan lancar dan menunjukkan komitmen kuat dari seluruh pihak dalam mendukung peningkatan mutu Program Studi S1 Sastra Inggris pada FHISIP. Diharapkan, melalui proses ini, program studi dapat terus berbenah dan meraih hasil akreditasi terbaik. [Written by Muhammad Rafy Zildan]
Menuju Akreditasi Unggul, S1 Manajemen UT Sukses Jalani Asesmen Lapangan

Tangerang Selatan, 27-28 April 2026 — Program Studi S1 Manajemen Universitas Terbuka telah melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan pada tanggal 27–28 April 2026 yang bertempat di Ruang Rasamala, Wisma 2 Universitas Terbuka. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) guna menilai mutu akademik dan tata kelola program studi secara komprehensif. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. Ratni Prima Lita, S.E., M.M. dari Universitas Andalas dan Prof. Dr. Dyah Kusumastuti, M.Sc. dari Universitas Sangga Buana. Asesmen diawali dengan sambutan Rektor Universitas, Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si yang disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting, yang menegaskan komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi berbasis pembelajaran jarak jauh. Selama asesmen berlangsung, dilakukan pemaparan capaian kinerja program studi serta diskusi terkait penguatan sistem akademik, tata kelola, dan pengelolaan sumber daya. Secara umum, asesor menilai bahwa kinerja institusi telah berjalan dengan baik, didukung oleh sistem yang terstruktur serta implementasi pembelajaran jarak jauh yang adaptif dan terintegrasi. Asesor menyampaikan sebagai bagian dari penguatan ke depan, antara lain pentingnya penguatan nilai organisasi sebagai dasar strategi pengembangan, peningkatan kualitas dan produktivitas penelitian dosen, serta optimalisasi proses pembelajaran dan evaluasi mutu secara berkelanjutan. Selain itu, pengelolaan mahasiswa dan tata pamong dinilai telah berjalan efektif dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan akses pendidikan. Dalam sesi diskusi, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D. dan Kemahasiswaan menyampaikan bahwa berbagai upaya peningkatan kualitas terus dilakukan, termasuk pembinaan penelitian dosen, pemetaan studi lanjut, serta penguatan indikator kinerja utama (KPI) secara sistematis. Asesmen lapangan ini menjadi momentum refleksi bagi Program Studi S1 Manajemen dalam memperkuat budaya mutu dan peningkatan berkelanjutan. Tim Asesor menegaskan pentingnya peran sistem penjaminan mutu internal dalam memastikan seluruh rekomendasi hasil asesmen ditindaklanjuti secara sistematis. Sebagai penutup, kegiatan Asesmen Lapangan telah menghasilkan rekomendasi strategis yang diharapkan dapat mendorong Program Studi S1 Manajemen Universitas Terbuka untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saingnya pada tingkat nasional dan internasional. [Written by Muhammad Rafy Zildan]
Perkuat Kualitas Lulusan, Asesor Soroti Kesenjangan Kualitas Tutor dan Akurasi Modul pada AL Prodi Data Sains UT

Tangerang Selatan – Program Studi (Prodi) Data Sains Universitas Terbuka (UT) menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) sebagai bagian dari komitmen penjaminan kualitas pendidikan tinggi. Prodi Sains Data termasuk dalam cakupan LAMINFOKOM, Dalam kegiatan yang berlangsung pada 31 Maret 2026 tersebut, tim asesor LAMINFOKOM memberikan berbagai catatan strategis mulai dari apresiasi terhadap bahan ajar hingga penguatan sarana pendukung berbasis teknologi cloud. Tim Asesor yang bertugas adalah Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto, S.T, M.M., M.T., IPU, ASEAN Eng. dan Prof. Dr. Kusrini, M. Kom. Kegiatan ini berangsung di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi) dan dibuka oleh. Rektor Universitas Terbuka. Apresiasi Kesiapan Bahan Ajar dan Posisi Strategis Tim asesor memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan UT dalam menyediakan bahan ajar dan sistem ujian yang terstruktur dengan baik. Hal ini dinilai menunjukkan keseriusan institusi dalam menjaga standar kualitas pendidikan jarak jauh. Selain itu, Prodi Data Sains dinilai memiliki posisi strategis dengan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, terbukti dari profil mahasiswa yang mayoritas sudah bekerja dan bahkan ada yang telah menempuh jenjang S2 di perguruan tinggi lain. Peningkatan Kualitas Tutor dan Integrasi Sistem Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah adanya kesenjangan (gap) kualitas antara dosen tetap UT dengan para tutor (dosen tidak tetap). Mahasiswa melaporkan adanya masalah kedisiplinan waktu tatap muka serta penguasaan kasus nyata di industri oleh para tutor. Menanggapi hal tersebut, tim asesor menyarankan agar tutor segera diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISMA) agar kinerjanya dapat terpantau secara terpusat oleh fakultas maupun prodi. “Rekrutmen tutor ke depan harus memprioritaskan praktisi data science aktif untuk memperkuat studi kasus nyata di kelas,” tegas tim asesor dalam diskusinya. Audit Konten Modul dan Inovasi Virtual Lab Dalam aspek pembelajaran, ditemukan adanya kesalahan teknis pada beberapa rumus di modul, seperti pada modul Statistika. Sebagai tindak lanjut, prodi berkomitmen untuk segera melakukan audit dan menyediakan mekanisme Errata (koreksi cepat) demi memastikan akurasi materi bagi mahasiswa. Terkait sarana prasarana, meski fasilitas fisik di pusat dinilai sangat baik, aksesibilitas virtual lab di daerah masih menjadi keluhan mahasiswa. Tim asesor merekomendasikan transisi ke solusi Virtual Lab berbasis Cloud atau Virtual Desktop Infrastructure (VDI) yang lebih ringan diakses dari berbagai kondisi jaringan internet di daerah. Diversifikasi Riset dan Portofolio Mahasiswa Di bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PkM), Prodi Data Sains mencatatkan capaian signifikan dengan 28 judul penelitian dalam dua tahun terakhir. Namun, tim asesor mendorong adanya diversifikasi luaran HKI ke arah hak cipta perangkat lunak, algoritma, atau paten, bukan sekadar hak cipta buku. Mahasiswa juga didorong untuk membangun portofolio publik di platform seperti GitHub sebagai bukti kompetensi teknis yang relevan dengan standar industri global. Dalam hal ini, Kantor Penjaminan Mutu (KPM) memiliki peran strategis dalam mengawal implementasi siklus PPEPP secara konsisten, sehingga akreditasi tidak hanya dipandang sebagai proses penilaian, tetapi sebagai instrumen penguatan mutu berkelanjutan bagi prodi S1 Sains Data. Asesmen Lapangan prodi Sains Data ditutup oleh Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan pada tanggal 1 April 2026. [Written by Muhammad Rafy Zildan S.E]
Enam Program Studi UT Raih Akreditasi Unggul, FKIP Dominasi dan Ilmu Pemerintahan Cetak Sejarah

Universitas Terbuka (UT) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui hasil asesmen lapangan program studi tahun 2026, di mana 6 (enam) program studi berhasil meraih predikat Unggul dari berbagai Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Adapun lembaga akreditasi yang terlibat dalam capaian ini meliputi Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA), serta Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK), yang masing-masing melakukan penilaian sesuai dengan bidang keilmuan program studi. Program studi yang memperoleh predikat Unggul tersebut meliputi Pendidikan Kimia , Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa Inggris dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Statistika dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Ilmu Pemerintahan dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP). Dari capaian tersebut, FKIP menjadi fakultas dengan jumlah program studi Unggul terbanyak, dengan 4 (empat) program studi yang berhasil meraih predikat tertinggi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Sementara itu, Program Studi Statistika memperoleh predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA). Secara khusus, Program Studi Ilmu Pemerintahan mencatatkan capaian strategis dengan meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Capaian ini menjadi tonggak penting, karena Ilmu Pemerintahan UT merupakan program studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pertama yang berhasil memperoleh predikat Unggul dari LAMSPAK. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif Unit Penjaminan Mutu UT melalui KPM dalam memfasilitasi proses akreditasi, mulai dari pendampingan penyusunan dokumen, koordinasi asesmen lapangan, hingga penguatan implementasi sistem penjaminan mutu internal di setiap program studi. Selain itu, peningkatan mutu program studi di UT dilaksanakan secara berkelanjutan melalui penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Siklus ini memastikan bahwa setiap standar yang ditetapkan tidak hanya dilaksanakan, tetapi juga dievaluasi dan ditingkatkan secara konsisten guna mencapai kualitas pendidikan tinggi yang unggul. UT berkomitmen untuk mempertahankan capaian tersebut sekaligus terus mendorong peningkatan mutu program studi lainnya guna mencapai standar akreditasi tertinggi. [Written by Muhammad Rafy Zildan S.E]
Pembelajaran dan Penjaminan Mutu S1 Matematika FST Dinilai Memiliki Praktik Baik oleh Tim Asesor

Tangerang Selatan — Program Studi S1 Matematika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka (UT) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka proses akreditasi pada tanggal 2–3 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium FST dan menjadi tahapan krusial dalam memverifikasi kesesuaian antara dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan implementasi nyata penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi di Program Studi S1 Matematika. Pelaksanaan asesmen dihadiri oleh pimpinan universitas yakni Rektor, Wakil Rektor, Ketua Senat Akademik, serta Sekretaris MWA pimpinan fakultas, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta Kantor Penjaminan Mutu (KPM). Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen institusi dalam memastikan mutu akademik terjaga dan terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Selama dua hari kegiatan, Tim Asesor yang hadir terdiri dari 2 orang yakni Prof. Dr. Edi Cahyono M.Si dan Prof. Dr. Mardijah M.T melaksanakan penelaahan dokumen, pendalaman data, serta sesi klarifikasi dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan. Proses ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai tata kelola program studi, sumber daya, pelaksanaan pembelajaran, kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta capaian luaran tridharma perguran tinggi. Berdasarkan hasil Asesmen Lapangan, Tim Asesor menyampaikan sejumlah catatan strategis bagi Program Studi S1 Matematika. Beberapa praktik baik yang patut diapresiasi meliputi pelaksanaan pembelajaran yang berjalan sistematis, implementasi penjaminan mutu yang konsisten, pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mendukung tridharma perguruan tinggi, serta dukungan institusi terhadap pengembangan karier dosen. Di sisi lain, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk penguatan budaya mutu dan peningkatan berkelanjutan. Tim Asesor menyoroti perlunya konsistensi dan pemerataan kualitas pada Tugas Akhir Program (TAP), serta peningkatan angka kelulusan tepat waktu dan penyelesaian studi mahasiswa. Dalam aspek tata kelola strategis, penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) didorong untuk melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas, khususnya dari unsur eksternal. Hal serupa juga menjadi perhatian dalam proses peninjauan dan reviu kurikulum, yang diharapkan tidak hanya melibatkan mitra eksternal, tetapi juga mendapatkan masukan dari pakar yang dikenal luas di bidang matematika guna memastikan relevansi dan daya saing kurikulum. Selain itu, Tim Asesor mendorong perluasan dan peningkatan kolaborasi riset serta publikasi ilmiah dengan akademisi atau kerjasama penelitian luar negeri, khususnya di negara-negara yang memiliki mahasiswa Universitas Terbuka. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan reputasi akademik program studi. Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi momentum reflektif bagi Program Studi S1 Matematika dalam memperkuat budaya mutu. Tindak lanjut atas seluruh rekomendasi Tim Asesor akan dilaksanakan melalui mekanisme Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan pendekatan siklus PPEPP secara konsisten dan terdokumentasi. Dengan terlaksananya Asesmen Lapangan yang terlaksana pada 2–3 Maret 2026 ini, diharapkan Program Studi S1 Matematika semakin mantap dalam menjalankan komitmen peningkatan mutu berkelanjutan serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. [Written by Muhammad Rafy Zildan, S.E.]
Rapat Persiapan Re-Akreditasi Prodi FEB dan FHISIP UT, KPM Tekankan Strategi Pengajuan melalui LAM

Tangerang Selatan, 13 Februari 2026 – Universitas Terbuka melalui Kantor Penjaminan Mutu (KPM) menggelar rapat persiapan proses re-akreditasi program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP). Rapat berlangsung di Ruang Mahoni, Gedung Wisma 3, dan dipimpin oleh Kepala KPM, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. Dalam pengantarnya, Prof. Imam Farisi menyampaikan bahwa terdapat beberapa program studi yang masih memiliki Surat Keputusan (SK) akreditasi sementara. Selain itu, ditemukan pula adanya kekeliruan SK pada Program Studi Sastra Inggris serta perpindahan kewenangan akreditasi Program Studi Pariwisata ke LAMWISATA berdasarkan penyampaian dari BAN-PT. Sejumlah program studi di FEB dan FHISIP juga direncanakan akan segera mengajukan re-akreditasi. Pada kesempatan tersebut, turut disampaikan penjelasan mengenai skema akreditasi LAMWISATA untuk Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). KPM UT memberikan sejumlah catatan dan usulan terhadap instrumen APT Unggul PJJ LAMWISATA, khususnya pada 16 indikator yang dinilai memberatkan karena masih mengacu pada indikator non-PJJ. UT mendorong adanya penyesuaian instrumen agar lebih relevan dengan karakteristik PJJ. Materi utama disampaikan oleh Prof. Dr. rer. nat. Imam Buchori, S.T. mengenai arah kebijakan penjaminan mutu dan akreditasi nasional. Disampaikan bahwa Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) telah disesuaikan dengan kebutuhan rumpun ilmu masing-masing program studi melalui kesepakatan bersama Badan Kerja Sama (BKS), sehingga proses akreditasi menjadi lebih komprehensif dan kontekstual. Lebih lanjut dijelaskan bahwa saat ini BAN-PT masih menghadapi kendala dalam memproses akreditasi Unggul pada tingkat perguruan tinggi. Sementara itu, LAM telah dapat memproses akreditasi Unggul sehingga menjadi alternatif strategis bagi program studi yang menargetkan peringkat tertinggi. Bahkan, beberapa LAM baru tengah dalam proses pendirian, seperti LAMGAMA, LAM Depilar, LAMHUM, dan LAM Translog. Dalam konteks regulasi terbaru, BAN-PT telah menerbitkan ketentuan berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 yang membawa sejumlah perubahan penting, antara lain: Batas waktu dua tahun untuk re-akreditasi dari status akreditasi sementara. Prinsip akreditasi tetap menekankan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dengan berbasis evaluasi diri. Selain itu, instrumen APT Unggul kini mulai dibedakan sesuai karakteristik perguruan tinggi di Indonesia. Pengajuan akreditasi Unggul melalui LAM dinilai lebih sederhana karena kategori “Baik Sekali” telah dihapuskan. Menutup diskusi, ditegaskan bahwa pengajuan akreditasi akan diproses sesuai regulasi yang berlaku pada tanggal pengajuan berkas. Jika berkas diajukan sebelum peraturan baru diresmikan, maka proses akan mengikuti regulasi lama; sebaliknya, jika diajukan setelahnya, akan mengikuti ketentuan terbaru. Melalui rapat ini, UT menegaskan komitmennya untuk memperkuat kesiapan dokumen, penyesuaian instrumen PJJ, serta strategi pengajuan akreditasi yang tepat guna mendukung peningkatan mutu dan capaian akreditasi unggul di lingkungan FEB dan FHISIP. [Written by Muhammad Rafy Zildan]