Tingkatkan Mutu Akademik, Prodi S1 Akuntansi UT Rampungkan Asesmen Lapangan LAMEMBA

TANGERANG SELATAN — Program Studi S1 Akuntansi Universitas Terbuka (UT) resmi merampungkan agenda Asesmen Lapangan yang digelar oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) pada 20–21 Agustus 2026. Pembukaan acara yang berlangsung di Ruang Rasamala, Wisma 2 UT ini dihadiri langsung oleh Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Rahmat Budiman, M.Hum., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan SDM Prof. Dr. Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi, Layanan Jarak Jauh dan Alumni Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si., Sekretaris Universitas Dr. Kurnia Endah Riana, S.E., M.Com., Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) UT Prof. Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.Si., serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UT Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si. Penilaian lapangan ini dipimpin oleh tim asesor LAMEMBA, yaitu Prof. Dr. Baldric Siregar, MBA., CMA., CA., Ak. dan Dr. Agung Budi Sulistiyo, SE, M.Si, Ak. Dalam proses evaluasi tersebut, Prodi S1 Akuntansi UT berhasil menunjukkan kinerja positif di berbagai lini tata kelola dan akademik. Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) didukung secara solid oleh ekosistem digital terintegrasi seperti platform MyUT, SIPPP, ProMISE, dan LMS yang menjamin akuntabilitas serta transparansi operasional. Di samping itu, Kantor Penjaminan Mutu (KPM) memainkan peran sentral dalam mengawal siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara konsisten guna memastikan standar mutu akademik prodi terjaga secara berkelanjutan. Kualitas pembelajaran juga dibuktikan lewat capaian 101 prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional, ketersediaan fasilitas kesejahteraan yang lengkap, hingga dukungan 42 dosen tetap dan 974 tutor teruji. Dari sisi Tridharma, prodi mencatatkan kinerja riset yang produktif dengan total 500 publikasi penelitian, termasuk 46 artikel terindeks Scopus pada periode 2023–2025. Sebagai upaya penguatan mutu berkelanjutan, tim asesor menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis bagi pengembangan prodi ke depan. Pengelola prodi diarahkan untuk mempercepat pengembangan bahan ajar interaktif, penguatan bank soal, serta pengintegrasian aplikasi akuntansi dan perpajakan modern yang sesuai dengan kebutuhan industri. Selain itu, asesor menekankan pentingnya peningkatan pendampingan mahasiswa pada mata kuliah berisiko tinggi guna mendorong angka kelulusan tepat waktu, perluasan program MBKM, hingga optimalisasi tindak lanjut kerja sama internasional. Peningkatan kapasitas SDM melalui studi lanjut dosen dan penguatan infrastruktur jaringan di daerah dengan keterbatasan akses juga menjadi fokus perhatian utama. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara asesmen lapangan dan penyampaian dokumen rekomendasi. Hasil evaluasi ini menjadi landasan penting bagi Prodi S1 Akuntansi UT untuk terus meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi jarak jauh yang berkualitas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia industri. [Written By Muhammad Rafy Zildan S.E]
KPM Universitas Terbuka Matangkan Persiapan Akreditasi Prodi

TANGERANG SELATAN — Kantor Penjaminan Mutu (KPM) Universitas Terbuka (UT) menggelar rapat koordinasi strategis guna membahas Progress Persiapan Pengajuan Akreditasi Program Studi pada hari Senin, 20 Juli 2026. Bertempat di Ruang Sidang KPM Lantai 2, Gedung DAAK Kantor UT Pusat Pondok Cabe, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPM UT, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd., undangan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan bidang akademik di tiap fakultas, para pengelola dan perwakilan dari rogram studi, dan tim Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Akademik. Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dan krusial dalam menyelaraskan pemahaman terkait pengalihan proses akreditasi beberapa program studi dari BAN-PT ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) sesuai rumpun keilmuan masing-masing. Dalam diskusi pembahasan tersebut, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) dipastikan dialihkan ke LAM DEPILLAR, sementara Program Studi Pariwisata akan memproses akreditasinya melalui LAM Wisata. Prof. Imam mengingatkan agar setiap tim prodi menetapkan tenggat pengunggahan dokumen maksimal enam bulan sebelum masa berlaku akreditasi berakhir demi menjaga kepastian dan kelancaran proses penilaian. Menyesuaikan Keunikan PJJ dan Solusi Fasilitas di Daerah Salah satu yang menjadi fokus diskusi yang mengemuka dalam rapat ini adalah strategi penyesuaian karakteristik Sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dengan kriteria penilaian lembaga akreditasi. Pihak KPM menekankan pentingnya menyampaikan keunikan dan spesifikasi model PJJ secara langsung kepada masing-masing LAM agar proses evaluasi dapat berjalan objektif. Menjawab tantangan pemenuhan fasilitas laboratorium dan sarana praktikum—seperti yang disyaratkan pada rumpun LAM INFOKOM maupun LAMSAMA—UT menyiasatinya dengan mendorong UT Daerah/UPBJJ membangun kerja sama strategis bersama perguruan tinggi setempat di berbagai wilayah. Langkah ini memastikan mahasiswa di daerah tetap mendapatkan akses fasilitas praktikum yang memadai. Selain itu, guna memenuhi ketentuan LAM WISATA, UT juga siap memfasilitasi pembentukan Industrial Board of Directors demi menguatkan keterlibatan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) dalam penerapan Tridarma Perguruan Tinggi. Target Predikat “Unggul” dan Penguatan Asosiasi Profesi Dalam rapat ini, sejumlah langkah aksi konkret untuk masing-masing program studi turut dirumuskan: Di samping target teknis prodi, Prof. Imam mengimbau seluruh pengelola prodi dan para dosen/asesor untuk lebih proaktif terlibat dalam asosiasi profesi nasional. Keaktifan ini dinilai penting agar suara, aspirasi, serta sistem pembelajaran PJJ semakin dipahami dan diperhitungkan di tingkat nasional. Komitmen Pendampingan Mutu Berkelanjutan Menutup rangkaian rapat, Kepala KPM menegaskan pentingnya konsistensi serta sinkronisasi data antara Data Kuantitatif Program Studi (DKPS) dan narasi Laporan Evaluasi Diri (LED). Tim KPM menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan intensif berlandaskan pada siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Melalui sinergi lintas unit ini, Universitas Terbuka optimistis seluruh target peningkatan mutu dan status akreditasi program studi dapat tercapai dengan hasil optimal dan terbaik. [Written By Muhammad Rafy Zildan S. E.]
Tingkatkan Mutu PJJ, Prodi Sosiologi Universitas Terbuka Gelar Asesmen Lapangan Akreditasi

TANGERANG SELATAN – Program Studi (Prodi) Sosiologi pada Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka (UT) resmi melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka reakreditasi program studi. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dipusatkan di Kantor Pusat UT, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dr. Kurnia Endah Riana, S.E., M.Com. selaku Sekretaris Universitas UT. Dalam sambutannya, perwakilan Sekretariat Universitas menegaskan komitmen penuh institusi dalam mendukung setiap upaya peningkatan mutu akademik dan layanan pendidikan bagi seluruh mahasiswa. Momentum asesmen lapangan ini juga menjadi bukti nyata dari peran aktif Kantor Penjaminan Mutu (KPM) UT dalam mengawal siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Melalui siklus ini, KPM memastikan bahwa proses asesmen bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tahapan evaluasi dan pengendalian mutu yang terukur demi menjaga standar Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di UT tetap berada di level tertinggi. Dalam pemaparannya, pihak manajemen FHISIP dan Program Studi menjelaskan perkembangan S-1 Sosiologi UT yang telah berdiri di bawah FHISIP sejak tahun 2017. Sebagai perguruan tinggi berstatus PTN-BH, UT merancang sistem pembelajaran jarak jauh yang sangat fleksibel melalui layanan SIPAS dan Non-SIPAS untuk mengakomodasi mayoritas mahasiswa yang berkuliah sambil bekerja. Di sisi lain, terungkap pula data riil mengenai kekuatan operasional prodi, di mana S-1 Sosiologi UT tercatat memiliki 6.947 mahasiswa aktif pada Tahun Sasaran (TS). Untuk melayani jumlah yang masif tersebut, prodi diperkuat oleh 12 Dosen Homebase Program Studi (DPRS) dan didukung oleh 220 tutor berkualifikasi minimal Magister (S-2) yang tersebar di berbagai UT Daerah. Rasio ini sengaja disesuaikan dengan karakteristik PJJ berdasarkan Permendikbud Nomor 7 Tahun 2020. Selain aspek SDM, penguatan proses belajar mandiri mahasiswa juga difasilitasi melalui layanan digital mumpuni seperti Perpustakaan Digital dan Ruang Baca Virtual. Prodi S-1 Sosiologi UT juga memaparkan berbagai capaian strategis, termasuk perolehan sertifikasi internasional sebagai langkah menuju world class university. Di bidang kemahasiswaan, mahasiswa UT berhasil menorehkan prestasi internasional, seperti Shan Syuja Adiwinata dalam program IISMA di Korea University, serta Galih Hermawan sebagai atlet badminton tingkat nasional dan internasional. Sementara di bidang Tridarma, kinerja prodi ditunjukkan lewat pelaksanaan satu kegiatan PkM internasional dan 28 PkM nasional yang melibatkan dosen serta mahasiswa, hingga keterlibatan dosen dalam riset kolaboratif internasional yang mendanai penelitian bersama melibatkan lima negara. Pada sesi penutupan, Tim Asesor LAMSPAK memberikan apresiasi yang tinggi terhadap efektivitas sistem penjaminan mutu dan integrasi SOP berbasis teknologi informasi di UT. Asesor merekomendasikan penguatan pada aspek pemetaan kompetensi lulusan (tracer study), optimalisasi inovasi modul ajar, serta peningkatan publikasi luaran riset dosen. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UT menyampaikan terima kasih atas rekomendasi strategis tersebut dan menegaskan komitmen UT dalam mendukung prinsip pembelajaran sepanjang hayat. Melalui persiapan yang matang dan berjalannya siklus PPEPP yang sehat, sivitas akademika Prodi S-1 Sosiologi UT optimis dapat meraih hasil terbaik dengan predikat “Unggul” [Written By Muhammad Rafy Zildan S.E.]
Memperkokoh Kualitas Pendidikan, Prodi S-1 Ilmu Hukum FHISIP UT Sukses Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT

Tangerang Selatan, 11 Juni 2026 – Dalam upaya berkelanjutan untuk menjaga mutu pendidikan tinggi, Program Studi (PS) S-1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka (UT) telah sukses melaksanakan asesmen lapangan sebagai bagian dari proses akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan yang berlangsung pada hari/tanggal kamis, 11 juni 2026 Bertempat di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ini menjadi momen penting bagi sivitas akademika untuk mendemonstrasikan komitmen mereka dalam penyelenggaraan pendidikan hukum yang berkualitas. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang menekankan pentingnya pengembangan mutu akademik secara konsisten. Kehadiran Tim Asesor, Prof. Dr. Muhammad Fauzan, S.H., M.Hum. dari Universitas Jenderal Soedirman dan Prof. Dr. Yudho Taruno Muryanto, S.H., M.Hum. dari Universitas Sebelas Maret, menjadi pusat rangkaian kegiatan ini. Dalam sambutannya, Tim Asesor menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan verifikasi dan konfirmasi terhadap dokumen akreditasi, bukan untuk mencari kesalahan institusi. Dalam sesi pemaparan, FHISIP menyoroti sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) yang tangguh, didukung oleh infrastruktur digital mutakhir yang menjangkau 515 kabupaten/kota di Indonesia hingga 51 negara. Prodi S-1 Ilmu Hukum pun memaparkan berbagai pencapaian strategisnya, di antaranya keberhasilan meraih sertifikasi internasional FIBAA pada tahun 2024 sebagai bukti pengakuan kualitas global. Selain itu, inovasi teknologi pembelajaran seperti Laboratorium Ilmu Hukum berbasis metaverse dan Massive Open Online Courses (MOOCs) kini menjadi andalan dalam memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Pengelolaan skala mahasiswa yang masif, dengan lebih dari 100.000 mahasiswa aktif yang didampingi oleh ribuan tutor yang kompeten dan berkualitas, juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Seluruh sistem penjaminan mutu, mulai dari Audit Mutu Internal (AMI) hingga Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), telah dijalankan secara konsisten setiap tahunnya di bawah koordinasi Kantor Penjaminan Mutu (KPM). Menutup rangkaian kegiatan, tim asesor memberikan apresiasi atas kelancaran acara dan ketertiban tata kelola dokumen yang ditunjukkan oleh pihak prodi. Sebagai langkah peningkatan mutu ke depan, Tim Asesor memberikan rekomendasi strategis, seperti memperkuat intensitas pendampingan akademik serta meningkatkan pembelajaran berbasis praktik. Secara keseluruhan, pelaksanaan asesmen lapangan berjalan dengan sangat produktif, mencerminkan kerja sama tim dan semangat kolaborasi yang kuat bagi kemajuan Program Studi S-1 Ilmu Hukum FHISIP UT di masa depan.
Tim Asesor Soroti Penguatan VMTS dan Kualitas Pembelajaran pada AL Prodi Ekonomi Pembangunan UT

Tangerang Selatan — Program Studi Ekonomi Pembangunan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka proses akreditasi pada tanggal 5–6 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rasamala, Wisma 2 Universitas Terbuka (UT) dan menjadi tahapan penting dalam memverifikasi kesesuaian antara dokumen Dokumen Evaluasi Diri (DED) dengan implementasi nyata penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi di Program Studi Ekonomi Pembangunan. Pelaksanaan asesmen dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta perwakilan dari Kantor Penjaminan Mutu (KPM). Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga serta meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Selama dua hari pelaksanaan asesmen, Tim Asesor yang terdiri dari Amirullah Setya Hardi, S.E., Cand.Oecon., Ph.D. dari Universitas Gajah Mada dan Drs. Hefrizal Handra M.Soc.Sc., P.h D dari Universitas Andalas melakukan penelaahan dokumen, pendalaman data, serta sesi klarifikasi dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan. Proses ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai tata kelola program studi, ketersediaan sumber daya, pelaksanaan pembelajaran, kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta capaian luaran tridharma perguruan tinggi. Berdasarkan hasil AL, Tim Asesor menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi strategis bagi Program Studi Ekonomi Pembangunan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penguatan perumusan dan implementasi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) agar lebih menonjolkan kekhasan program studi, khususnya dalam konteks penyelenggaraan pendidikan jarak jauh di UT. Selain itu, orientasi global dalam rumusan visi dan tujuan program studi juga didorong untuk diperjelas melalui indikator kinerja yang terukur serta didukung dengan bukti capaian lulusan di tingkat internasional. Penjaminan Mutu dan Peningkatan Berkelanjutan Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini menjadi momentum reflektif bagi Program Studi Ekonomi Pembangunan dalam memperkuat budaya mutu. Tindak lanjut atas berbagai masukan dan rekomendasi dari Tim Asesor akan dilaksanakan melalui mekanisme Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan pendekatan siklus PPEPP secara konsisten dan terdokumentasi. Dengan terlaksananya AL pada 5–6 Maret 2026, diharapkan Program Studi Ekonomi Pembangunan semakin mantap dan konsisten dalam menjalankan komitmen peningkatan mutu berkelanjutan serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.[Muhammad Rafy Zildan S. E]
Asesmen Lapangan Jadi Langkah Penguatan Mutu Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis UT

Universitas Terbuka (UT) menerima kunjungan asesmen lapangan untuk Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis pada tanggal 19 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses akreditasi program studi untuk menilai mutu penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan tata kelola akademik. Asesmen lapangan berlangsung di Ruang Rasamala, Wisma 2 Universitas Terbuka, dan dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta pihak-pihak terkait lainnya. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Rektor Universitas Terbuka yang dalam sambutannya menyampaikan komitmen UT untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penguatan tata kelola, pembelajaran, dan layanan akademik. Rektor juga menegaskan bahwa asesmen lapangan menjadi sarana evaluasi sekaligus masukan strategis bagi pengembangan program studi secara berkelanjutan. Tim asesor yang melakukan asesmen lapangan terdiri dari Prof. Dr. Ria Arifianti, S.IP., M.Si. dari Universitas Padjadjaran dan Dr. Margaretha Banowati Talim, M.Si. dari Universitas Katolik Parahyangan. Selama asesmen, tim melakukan penelaahan dokumen serta wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait penyelenggaraan Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis. Dalam sesi penutupan, tim asesor menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi sebagai bahan pengembangan program studi ke depan. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian antara lain perlunya penguatan metode pembelajaran agar lebih mendorong kompetensi mahasiswa, pengembangan mata kuliah praktik yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta evaluasi berkala terhadap materi pembelajaran agar tetap aktual sesuai perkembangan keilmuan dan masukan dari tutor. Selain itu, asesor juga menekankan pentingnya peningkatan dukungan institusi kepada dosen agar dapat lebih fokus menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk mendorong kolaborasi keilmuan serta peningkatan publikasi pada tingkat internasional. Aspek penjaminan mutu internal juga menjadi perhatian, terutama perlunya peninjauan kembali siklus PPEPP pada implementasi standar SPMI. Melalui kegiatan asesmen lapangan ini, Universitas Terbuka berharap Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis dapat terus meningkatkan mutu akademik dan tata kelola, serta memperoleh hasil akreditasi terbaik sesuai target yang diharapkan. [Written By Muhammad Rafy Zildan S.E]
LAMSPAK Laksanakan Asesmen Lapangan pada Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara

Universitas Terbuka (UT) melaksanakan kegiatan asesmen lapangan untuk Program Studi Sarjana Administrasi Negara pada tanggal 8 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium FST, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses akreditasi program studi oleh LAMSPAK. Asesmen lapangan yang berlangsung secara luring di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka ini dibuka secara resmi oleh, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Rektor Universitas Terbuka. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam upaya penjaminan mutu dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di UT. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan universitas, tim akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta para pemangku kepentingan terkait. Dalam kegiatan tersebut, Tim Asesor yang melakukan asesmen terdapat dua asesor dari LAMSPAK, yakni Dr. Rd Ahmad Buchari, S.IP., M.Si dari Universitas Padjadjaran dan Dr. Drs. Abdul Mahsyar, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Makassar, melakukan asesmen lapangan terhadap penyelenggaraan Program Studi Sarjana Administrasi Bisnis. Selama asesmen berlangsung, para asesor melakukan konfirmasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi tata kelola, proses pembelajaran, sistem penilaian, sumber daya manusia, sarana prasarana, penelitian, serta sistem penjaminan mutu. Berdasarkan hasil asesmen, para asesor menyampaikan bahwa secara umum program studi telah menunjukkan kinerja yang baik dalam implementasi pendidikan jarak jauh yang terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, asesor memberikan sejumlah catatan sebagai rekomendasi pengembangan ke depan. Beberapa di antaranya adalah perlunya peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan kompetisi, penguatan kolaborasi penelitian, optimalisasi kerja sama eksternal, serta peningkatan kualitas sarana pendukung pembelajaran daring, khususnya jaringan internet. Asesor juga menekankan pentingnya penguatan implementasi sistem penjaminan mutu internal sesuai siklus PPEPP agar tata kelola program studi semakin efektif dan berkelanjutan. Menanggapi masukan tersebut, Prof. Rahmat Budiman selaku Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan menyampaikan bahwa Universitas Terbuka terus berupaya meningkatkan layanan akademik melalui pengembangan platform digital, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, serta penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan. Beliau juga menegaskan bahwa hasil asesmen lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi program studi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Melalui pelaksanaan asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Sarjana Administrasi Bisnis Universitas Terbuka dapat memperoleh hasil terbaik dalam proses akreditasi serta semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.[Written By Muhammad Rafy Zildan]
S1 Sastra Inggris FHISIP Optimistis Raih Hasil Terbaik dalam Asesmen Lapangan BAN-PT

Tangerang Selatan, 4 Mei 2026 – Program Studi S1 Sastra Inggris Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) sebagai bagian dari proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). AL dilaksanakan bertempat di ruang Auditorium FST. Pelaksanaan asesmen lapangan diawali dengan sambutan pembuka oleh Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. selaku Rektor, yang menegaskan komitmen universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mendorong program studi untuk terus berkembang dan mencapai predikat unggul. Kegiatan asesmen lapangan ini dilaksanakan oleh tim asesor BAN-PT, yaitu Prof. Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini, S.S., M.Hum. dari Universitas Udayana dan Dr. Adi Sutrisno dari Universitas Gadjah Mada. Dalam pelaksanaannya, Tim Asesor melakukan konfirmasi data dan dokumen terhadap pemenuhan indikator AL, wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, serta peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Berdasarkan hasil asesmen, Program Studi S1 Sastra Inggris menunjukkan sejumlah capaian positif, khususnya pada indikator infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta ketersediaan bahan ajar yang dinilai sangat baik. Selain itu, para pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan tenaga kependidikan, memberikan kesan yang sangat positif terhadap layanan dan fasilitas yang disediakan oleh Universitas Terbuka. Meski demikian, Tim Asesor juga memberikan sejumlah masukan strategis sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan. Program studi didorong untuk mengembangkan sistem evaluasi ketercapaian visi secara lebih terukur serta mengoptimalkan pemanfaatan hasil tracer study, tidak hanya sebagai bahan evaluasi, tetapi juga sebagai dasar penyempurnaan visi, misi, kurikulum, dan profil lulusan yang meningkatkan kompetensi lulusan. Selain itu, penguatan dalam indikator tata kelola menjadi perhatian melalui integrasi sistem informasi yang terpadu serta penyusunan mekanisme pemetaan awal kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Program studi juga diharapkan dapat mengembangkan diferensiasi layanan bagi mahasiswa, termasuk peningkatan aksesibilitas bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Dalam indikator sumber daya manusia, diperlukan upaya berkelanjutan dalam peningkatan kualifikasi dan kompetensi profesional dosen, pengelolaan beban kerja yang lebih proporsional, serta penyusunan roadmap pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang jelas dan terarah. Di bidang akademik, pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), penguatan suasana akademik, serta peningkatan produktivitas karya ilmiah dosen menjadi hal yang perlu mendapat perhatian signifikan. Lebih lanjut, integrasi antara kegiatan penelitian dan pembelajaran, serta pengembangan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan yang didukung oleh sistem monitoring yang terintegrasi, juga menjadi bagian penting dalam peningkatan Kualitas Tridharma Perguruan Tinggi. Peran strategis Kantor Penjaminan Mutu (KPM) dalam membangun dan menjaga budaya mutu melalui implementasi siklus PPEPP secara konsisten.dalam akreditasi Secara umum, pelaksanaan asesmen lapangan berlangsung dengan lancar dan menunjukkan komitmen kuat dari seluruh pihak dalam mendukung peningkatan mutu Program Studi S1 Sastra Inggris pada FHISIP. Diharapkan, melalui proses ini, program studi dapat terus berbenah dan meraih hasil akreditasi terbaik. [Written by Muhammad Rafy Zildan]
Menuju Akreditasi Unggul, S1 Manajemen UT Sukses Jalani Asesmen Lapangan

Tangerang Selatan, 27-28 April 2026 — Program Studi S1 Manajemen Universitas Terbuka telah melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan pada tanggal 27–28 April 2026 yang bertempat di Ruang Rasamala, Wisma 2 Universitas Terbuka. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) guna menilai mutu akademik dan tata kelola program studi secara komprehensif. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. Ratni Prima Lita, S.E., M.M. dari Universitas Andalas dan Prof. Dr. Dyah Kusumastuti, M.Sc. dari Universitas Sangga Buana. Asesmen diawali dengan sambutan Rektor Universitas, Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si yang disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting, yang menegaskan komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi berbasis pembelajaran jarak jauh. Selama asesmen berlangsung, dilakukan pemaparan capaian kinerja program studi serta diskusi terkait penguatan sistem akademik, tata kelola, dan pengelolaan sumber daya. Secara umum, asesor menilai bahwa kinerja institusi telah berjalan dengan baik, didukung oleh sistem yang terstruktur serta implementasi pembelajaran jarak jauh yang adaptif dan terintegrasi. Asesor menyampaikan sebagai bagian dari penguatan ke depan, antara lain pentingnya penguatan nilai organisasi sebagai dasar strategi pengembangan, peningkatan kualitas dan produktivitas penelitian dosen, serta optimalisasi proses pembelajaran dan evaluasi mutu secara berkelanjutan. Selain itu, pengelolaan mahasiswa dan tata pamong dinilai telah berjalan efektif dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan akses pendidikan. Dalam sesi diskusi, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D. dan Kemahasiswaan menyampaikan bahwa berbagai upaya peningkatan kualitas terus dilakukan, termasuk pembinaan penelitian dosen, pemetaan studi lanjut, serta penguatan indikator kinerja utama (KPI) secara sistematis. Asesmen lapangan ini menjadi momentum refleksi bagi Program Studi S1 Manajemen dalam memperkuat budaya mutu dan peningkatan berkelanjutan. Tim Asesor menegaskan pentingnya peran sistem penjaminan mutu internal dalam memastikan seluruh rekomendasi hasil asesmen ditindaklanjuti secara sistematis. Sebagai penutup, kegiatan Asesmen Lapangan telah menghasilkan rekomendasi strategis yang diharapkan dapat mendorong Program Studi S1 Manajemen Universitas Terbuka untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saingnya pada tingkat nasional dan internasional. [Written by Muhammad Rafy Zildan]
Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Biologi FST UT Perkuat Inovasi Pembelajaran dan Pengembangan Akademik

Tangerang Selatan — Program Studi S1 Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka (UT) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka akreditasi pada tanggal 7–8 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium dan Ruang Sidang FST UT, sebagai bagian dari tahapan penting dalam memverifikasi kesesuaian antara dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan implementasi tridarma perguruan tinggi pada Program Studi Biologi. Pelaksanaan asesmen lapangan dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), Ketua Program Studi, dosen, serta tim penjaminan mutu. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Universitas Terbuka dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Kegiatan asesmen dilakukan oleh Tim Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA), yaitu Prof. Dr. Dirayah Rauf Husain, DEA. dari Universitas Hasanuddin dan Prof. Dr. Fida Rachmadiarti, M.Kes. dari Universitas Negeri Surabaya. Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam proses asesmen, Tim Asesor melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, termasuk tata kelola, kurikulum, sumber daya manusia, sistem pembelajaran, serta luaran tridarma. Program Studi Biologi dinilai telah memiliki praktik baik berupa pemanfaatan berbagai sistem informasi dan Learning Management System (LMS) yang inovatif, serta ketersediaan bahan ajar dalam bentuk modul yang lengkap sebagai sumber belajar mahasiswa. Namun demikian, Tim Asesor juga memberikan sejumlah catatan strategis untuk pengembangan program studi ke depan. Dalam aspek kurikulum, Program Studi Biologi didorong untuk melakukan reviu dan pembaruan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), khususnya pada capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) dan sub-CPMK agar semakin selaras dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL). Selain itu, kesesuaian antara metode asesmen dan penugasan mata kuliah dengan CPL juga perlu diperkuat guna memastikan ketercapaian kompetensi lulusan secara optimal. Lebih lanjut, Tim Asesor menekankan pentingnya pelaksanaan asesmen CPL secara menyeluruh pada satu angkatan mahasiswa sebagai upaya untuk mengukur tingkat ketercapaian kompetensi lulusan. Pengembangan portofolio mata kuliah juga dinilai penting untuk melihat kontribusi masing-masing mata kuliah terhadap pencapaian CPL program studi. Dalam mendukung kegiatan praktikum dan penelitian, Program Studi Biologi juga didorong untuk memperkuat kapasitas laboratorium melalui perekrutan tenaga laboran yang kompeten serta perencanaan pengadaan peralatan analisis biologi terkini. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan praktikum, validasi modul, serta mendorong integrasi penelitian dosen dan mahasiswa secara lebih optimal. Selain itu, peningkatan inovasi pembelajaran juga menjadi perhatian utama. Program studi didorong untuk mengembangkan berbagai kegiatan akademik yang memungkinkan interaksi langsung antara mahasiswa dan dosen melalui kegiatan tatap muka atau luring. Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran serta mendorong penyelesaian studi secara tepat waktu.Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi momentum refleksi bagi Program Studi Biologi dalam memperkuat budaya mutu dan pengembangan berkelanjutan. Rekomendasi yang diberikan oleh Tim Asesor diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi peningkatan kualitas program studi secara sistematis. Peran sistem penjaminan mutu internal menjadi krusial dalam memastikan seluruh tindak lanjut dilakukan secara konsisten melalui siklus PPEPP. Dengan demikian, proses akreditasi tidak hanya menjadi bentuk evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan di Program Studi S1 Biologi FST Universitas Terbuka. [Written by Muhammad Rafy Zildan, S.E.]