X
Cart 0


Indonesia

Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP, mendorong Penguatan Good Corporate University dan Tridarma Perguruan Tinggi
22 Januari, 2026 oleh
Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP, mendorong Penguatan Good Corporate University dan Tridarma Perguruan Tinggi
Yogie Bagas Pambagyo, S.T., MOS.
 
Tangerang Selatan — Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi FKIP UT melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka akreditasi pada 19–20 Januari 2026 bertempat di Ruang sidang FKIP.  Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan kondisi nyata penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi di Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Pelaksanaan asesmen lapangan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor IV, serta  jajaran Pimpinan Fakultas, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), Ketua Program Studi, serta Tim Akademik dan Penjaminan Mutu. Kehadiran pimpinan institusi menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan mutu dan tata kelola program studi secara berkelanjutan. Para Asesor yang bertugas dalam acara ini adalah Prof. Indra Maipita, S.Pd., M.Si., Ph.D dan Dr. Mintasih Indriayu, M.Pd.



Evaluasi VMTS, Tata Kelola, dan Kerja Sama

Berdasarkan hasil asesmen, tim asesor menilai bahwa visi Program Studi Pendidikan Ekonomi telah relevan dengan arah pengembangan institusi. Namun demikian, pengukuran capaian visi ke depan disarankan tidak hanya menitikberatkan pada tingkat pemahaman, tetapi lebih diarahkan pada implementasi visi dalam bentuk program kerja dan kegiatan tridarma yang terukur.

Pada aspek tata pamong dan tata kelola, program studi dinilai telah berjalan dengan baik. Meski demikian, tim asesor merekomendasikan agar kerja sama yang telah terjalin tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU), melainkan ditingkatkan hingga tahap implementasi kerja sama yang berdampak nyata, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kemahasiswaan, SDM, dan Penjaminan Mutu
Dalam bidang kemahasiswaan, masa tunggu lulusan dinilai baik dan layanan kemahasiswaan berjalan optimal. Namun, asesor mendorong adanya upaya yang lebih sistematis untuk meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik mahasiswa, termasuk melalui kebijakan dan program yang dapat memotivasi mahasiswa untuk berprestasi.

Aspek sumber daya manusia dosen memperoleh penilaian positif, terutama dari sisi jabatan fungsional dan pengembangan karier. Ke depan, tim asesor merekomendasikan peningkatan kualifikasi pendidikan dosen serta penguatan rekognisi dosen di tingkat nasional dan internasional sebagai bagian dari penguatan reputasi akademik program studi.

Pada aspek penjaminan mutu, tim asesor menekankan pentingnya sinkronisasi pengembangan bahan ajar dan bahan ujian secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Kolaborasi dosen dengan pakar eksternal dalam pengembangan bahan ajar dan evaluasi pembelajaran dipandang sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas akademik.

Sarana Prasarana, Pembelajaran, dan Laboratorium
Dalam aspek keuangan dan sarana prasarana, sumber pendanaan program studi dinilai memadai dengan dukungan sarana prasarana digital yang sangat baik. Namun demikian, tim asesor mendorong peningkatan pendanaan eksternal, khususnya melalui hibah dari luar perguruan tinggi.

Pada aspek pendidikan dan pembelajaran, proses pembelajaran dinilai berjalan baik dengan dukungan sarana prasarana yang lengkap. Tim asesor memberikan perhatian pada pentingnya pemetaan dan penempatan mata kuliah per semester agar capaian pembelajaran mahasiswa dapat lebih optimal. Selain itu, keberadaan laboratorium microteaching dinilai tetap penting bagi mahasiswa kependidikan sebagai sarana penguatan kompetensi pedagogik.

Penelitian, PKM, dan Kompetensi Lulusan
Dalam bidang penelitian, tim asesor merekomendasikan penguatan roadmap, target, serta peningkatan kualitas luaran penelitian dosen. Hal serupa juga disampaikan pada aspek pengabdian kepada masyarakat (PKM), di mana pendanaan PKM diharapkan tidak hanya bersumber dari internal, tetapi juga dari pendanaan eksternal.

Pada aspek luaran dan capaian, tim asesor mendorong peningkatan jumlah dan kualitas luaran, termasuk melalui kerja sama penelitian. Selain itu, program studi juga didorong untuk membekali lulusan dengan kompetensi tambahan di luar profesi guru, mengingat profesi pendidik juga dapat diakses oleh lulusan program studi nonkependidikan.

Tim asesor juga memberikan masukan agar Program Studi Pendidikan Ekonomi dapat membuka peluang penerimaan mahasiswa dari fresh graduate, sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas input dan daya saing lulusan.


Pelaksanaan Asesmen Lapangan ini diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan berkelanjutan bagi Program Studi Pendidikan Ekonomi dalam meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi serta menghasilkan lulusan yang adaptif, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Asesmen lapangan juga menegaskan pentingnya peran Kantor Penjaminan Mutu (KPM) dalam membangun dan menjaga budaya mutu melalui implementasi siklus PPEPP secara konsisten. Akreditasi dipandang sebagai instrumen peningkatan berkelanjutan, di mana KPM berperan memastikan hasil evaluasi dan rekomendasi asesor ditindaklanjuti secara sistematis sebagai dasar perbaikan mutu program studi. [Written by Muhammad Rafy Zildan S.E]
di dalam ​Berita
Share this post
Our blogs

and then Add to Home Screen. To install this Web App in your ISO device press