Melesat Tajam, Universitas Terbuka Tembus Peringkat 50 Nasional dan 1.425 Global pada Webometrics Edisi Juli 2026

TANGERANG SELATAN, 12 September 2026 – Universitas Terbuka (UT) mencatatkan peningkatan kualitas, visibilitas, dan dampak akademiknya di ranah digital. Berdasarkan rilis pemeringkatan terbaru Webometrics edisi Juli 2026, UT berhasil menembus peringkat ke-50 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Pada skala global, posisi UT menempati peringkat 1.425, serta menempati posisi ke-406 di tingkat regional Asia. Pencapaian pada pertengahan tahun 2026 ini merupakan progres yang luar biasa. Merujuk pada data historis Webometrics, pada edisi Januari 2026, UT masih berada di peringkat 113 nasional dan 4.582 global. Lompatan peringkat di level nasional dan ribuan tingkat di level dunia ini menjadi bukti konkret keberhasilan institusi dalam mengeksekusi strategi transformasi digital yang komprehensif. Kenaikan peringkat yang drastis ini ditopang oleh peningkatan performa UT pada tiga indikator utama Webometrics. Indikator Impact Rank menjadi penyumbang prestasi tertinggi dengan menduduki posisi 874 dunia. Selanjutnya, pada indikator Excellence Rank, UT berada di peringkat 1.599, disusul oleh indikator Openness Rank di posisi 5.225 global. Keberhasilan di Webometrics ini turut menguatkan komitmen institusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam memperluas akses inklusif terhadap pendidikan. Hal ini merespons dan melengkapi indikator pemeringkatan global lainnya yang aktif diikuti UT, termasuk Sustainability Impact Ratings dan UI GreenMetric. Selain itu, adaptasi teknologi dan penguatan visibilitas ini sangat selaras dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang terus mendorong perguruan tinggi di Indonesia agar semakin inovatif, berdaya saing global, dan adaptif terhadap perkembangan arus informasi. Ke depannya, Universitas Terbuka berkomitmen untuk terus menyempurnakan infrastruktur digital, meningkatkan kolaborasi riset yang bersifat open access, dan mendorong luaran karya akademik dosen serta mahasiswa agar dampak keilmuan institusi semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat.