Mahasiswa UT Wakili Indonesia di Ajang ISLMS 2026 Taiwan: Dorong Inovasi Kampus Berkelanjutan

TANGERANG SELATAN, 2026 – Universitas Terbuka (UT) kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional. Mahasiswa UT atas nama Faris Andrian Siagian dari Program Studi S1 Sastra Inggris resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam ajang The 4th International Student Leaders Meeting on Sustainability (ISLMS) 2026. Kegiatan berskala global ini berlangsung pada 15–17 Juli 2026 di National Pingtung University of Science and Technology (NPUST), Taiwan. Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa UT dalam merumuskan solusi konkret bagi keberlanjutan lingkungan di kanah internasional. ISLMS ke-4 merupakan hasil kolaborasi strategis antara UI GreenMetric dan NPUST. Mengusung tema “Global Youth Leadership for Sustainable Campuses: Driving Innovation, Collaboration, and Digital Action,” acara ini mempertemukan 38 delegasi pemimpin muda pilihan dari 12 negara di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika. Pertemuan ini bertujuan membangun jaringan internasional untuk merumuskan inovasi nyata dalam mewujudkan kampus berkelanjutan. Dalam pembukaan, Chairperson UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., menegaskan tanggung jawab individu terhadap bumi. “Jangan tanya apa yang Bumi bisa berikan kepadamu; tanyalah apa yang bisa kamu lakukan untuk Bumi,” ungkapnya. Pesan ini memotivasi para delegasi, termasuk Faris, untuk berperan aktif sebagai penggerak perubahan (changemakers). Partisipasi Strategis dan Pembekalan Akademik Selama kegiatan, Faris terlibat aktif dalam sesi akademik intensif. Vice-Chairperson UI GreenMetric, Dr. Abellia Anggi Wardani, S.Hum., M.A., menyampaikan bahwa mahasiswa telah bertransformasi dari sekadar partisipan menjadi penggerak utama kebijakan dan perubahan sosial di universitas. Sesi diskusi panel turut menghadirkan para pakar internasional, di antaranya: Gagasan strategis tersebut kemudian didiskusikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti Faris, dengan berfokus pada tujuh kriteria utama UI GreenMetric: Praktik Lapangan dan Komitmen Global Selain pembekalan teoritis, para delegasi mengikuti experiential learning di lingkungan kampus NPUST. Faris berkesempatan mempelajari implementasi teknologi ramah lingkungan, seperti: Puncak acara ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan International Youth Declaration. Faris bersama seluruh delegasi mengukuhkan komitmen kolektif terhadap aksi iklim guna menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih hijau dan tangguh secara global. Dukungan Universitas Terbuka Keikutsertaan Faris sebagai delegasi UT di ajang internasional ini mempertegas posisi UT dalam mendukung mahasiswa berprestasi yang berorientasi pada nilai-nilai keberlanjutan. Langkah strategis ini memperkuat posisi UT dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings, sekaligus membuktikan visi UT dalam mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan peduli lingkungan. Melalui pencapaian ini, UT berharap dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkontribusi di panggung dunia demi masa depan bumi yang lebih baik. Informasi mengenai inisiatif keberlanjutan UT dapat diakses melalui situs resmi Universitas Terbuka (ut.ac.id) atau kanal resmi UI GreenMetric (https://greencampus.ut.ac.id/).

Gelar Sosialisasi Permendiktisaintek No. 10 Tahun 2026, Universitas Terbuka Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

TANGERANG SELATAN — Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi pada Selasa, 21 Juli 2026. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Besar FEB Lantai 3 Kantor Pusat UT ini dihadiri oleh jajaran pimpinan bidang akademik fakultas, pengelola sekolah/lembaga, hingga para Ketua Program Studi dari berbagai jenjang. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Rd. Ahmad Bushari, S.IP., M.Si., Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Kelautan dan Perikanan (LAMSPAK) sekaligus Kepala Penjaminan Mutu FISIP Universitas Padjadjaran (UNPAD), sebagai narasumber utama untuk mengupas tuntas penyempurnaan kebijakan penjaminan mutu tersebut. Dipimpin oleh Kepala Kantor Penjaminan Mutu (KPM) UT, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd., sosialisasi ini dihadiri oleh para Wakil Dekan Bidang Akademik, pimpinan sekolah/lembaga, serta puluhan Ketua Program Studi dari berbagai jenjang. Dalam pemaparannya, Dr. Rd. Ahmad Bushari, S.IP., M.Si. menggarisbawahi pentingnya kesesuaian dan keakuratan data di PD Dikti. Beliau menegaskan bahwa data PD Dikti harus senantiasa diperbarui sesuai kondisi riil agar saat proses pencocokan data (cross-check) pada visitasi asesmen lapangan akreditasi dapat berjalan lancar. Selain itu, narasumber juga sempat menyebutkan bahwa penyesuaian atau perubahan nama program studi memang memakan waktu yang cukup lama—paling cepat sekitar 1 tahun—karena proses pembaruan data di PD Dikti yang membutuhkan tahapan tersendiri. Di samping itu, pembahasan bersama Dr. Rd. Ahmad Bushari, S.IP., M.Si. juga mencakup penentuan diferensiasi misi Universitas Terbuka dalam klaster Tridharma serta penyesuaian instrumen penjaminan mutu khusus bagi penyelenggara Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Selain itu, sosialisasi ini menggarisbawahi pentingnya membangun 3 Pilar Budaya Mutu: Rapat ini juga menekankan krusialnya peran Kantor Penjaminan Mutu (KPM) di tingkat fakultas dan sekolah. Unit ini bertugas mengawal siklus SPMI, mengordinasikan Audit Mutu Internal (AMI), serta mendampingi persiapan akreditasi secara berkelanjutan. Di sisi lain, peserta sosialisasi turut memperoleh gambaran umum terkait reformasi tata kelola pada lembaga akreditasi nasional. Hal tersebut mencakup perjelas kewenangan makro BAN-PT hingga penataan tata kelola dan independensi Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) agar proses penilaian akreditasi berjalan lebih profesional dan transparan. Melalui sosialisasi ini, Universitas Terbuka berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan kebijakan kementerian terbaru demi menjaga standar kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan tinggi jarak jauh. [Written By Muhammad Rafy Zildan S. E.]