Asesmen Mutu Internal (AMI) MPJJ UT Ambon: Dorong Perbaikan Berkelanjutan

Ambon, 28 Agustus 2025 – Universitas Terbuka (UT) Ambon kembali menguatkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan jarak jauh melalui pelaksanaan Asesmen Mutu Internal (AMI). Selama tiga hari, 25–27 Agustus 2025, pelaksanaan asesmen berfokus pada proses bisnis UT Ambon yang dipimpin oleh Dra. Eko Kuswanti, M.Pd. bersama Pesi Suryani, M.Ak. dari Kantor Penjaminan Mutu UT Pusat. Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. yang membuka kegiatan ini menekankan pentingnya asesmen sebagai upaya perbaikan berkelanjutan. “Kami berharap tim asesor dapat memberikan masukan yang berharga, agar UT Ambon semakin siap memenuhi harapan mahasiswa dan masyarakat luas.” ujarnya penuh optimisme. Sejalan dengan itu, Eko Kuswanti menegaskan bahwa AMI bukan sekadar evaluasi, tetapi mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pengelolaan dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan mutu UT Daerah. Selain itu, asesmen juga menekankan pentingnya dokumentasi sebagai bukti akuntabilitas dan transparansi. Selama asesmen, tim meninjau tiga area utama kebijakan UT Daerah yaitu Tata Kelola, Daya Jangkau, dan Kualitas Akademik. Hasilnya menunjukkan sebagian besar indikator berada pada level memuaskan dengan skor dominan 3 (cukup sesuai). Praktik terbaik pun berhasil diidentifikasi, antara lain efektivitas pemasaran dan kerja sama serta keberhasilan Layanan Pembelajaran dan Kegiatan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ). Namun demikian, asesor masih menemukan beberapa ketidaksesuan dalam pengelolaan yang perlu diperbaiki antara lain kelengkapan dokumen, ketersedian dokumen, validasi dokumen dan penggunaan format laporan. Area yang mendapat sorotan khusus adalah proses Admisi & Registrasi serta Asesmen Hasil Belajar Mahasiswa, yang perlu ditingkatkan agar implementasi mutu lebih optimal. Melalui kegiatan ini, UT Ambon menegaskan tekadnya untuk terus mengedepankan budaya mutu dalam seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan. Hasil asesmen akan menjadi pijakan penting dalam melakukan tindak lanjut perbaikan berkelanjutan, sehingga kualitas tata kelola dan layanan akademik dapat terus meningkat sejalan dengan visi UT dalam memberikan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. [Written by Pesi Suryani]
Rahasia UT Malang Memperkuat Budaya Mutu dan SDGs melalui AMI MPJJ Jadi Komitmen Utama

Malang, 28 Agustus 2025 – Universitas Terbuka (UT) Malang kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan manajemen pendidikan tinggi jarak jauh yang berkualitas dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan AMI MPJJ yang berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Agustus 2025. AMI dilaksanakan di Kantor UT Malang Lantai 2 Ruang Vicon, dengan menghadirkan tim asesor yang terdiri dari Lead Asesor Dra. Ace Sriati Rachman, M.Si., serta asesor Nisa Permata Basti, M.H. dan Dr. Rini Dwiyani Hadiwidjaja, S.E., M.Si.. Kegiatan AMI MPJJ juga dihadiri oleh Direktur UT Malang, Dr. Lilik Sulistyowati, M.Si., beserta para manager dan seluruh staf UT Malang. AMI MPJJ merupakan bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UT berdasarkan Kebijakan dan Standar Mutu di dalam SIMINTAS UT 2024. Tujuannya adalah untuk memastikan proses akademik maupun non-akademik berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. Selama kegiatan berlangsung, mengikuti rangkaian audit yang menekankan aspek akuntabilitas, transparansi, dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Hasil AMI MPJJ UT Malang menunjukkan implementasi kebijakan Kualitas Akademik (Pembelajaran dan Layanan Bantuan Belajar serta Asesmen Hasil Belajar) cukup baik sesuai dengan standar dan indikator. Peningkatan area kualitas akademik juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya indikator SDGs 4 – Quality Education https://sdgs.ut.ac.id/sdgs-4 dengan memastikan adanya kesempatan yang setara bagi seluruh sivitas akademika tanpa diskriminasi, baik dalam proses pembelajaran, layanan, maupun pengembangan sumber daya manusia. UT Malang juga melakukan pemasaran dan kerjasama sesuai dengan indikator area kebijakan Daya Jangkau sehingga menghasilkan kinerja yang optimal. Area kebijakan peningkatan Daya Jangkau melalui pemasaran dan kerjasama sejalan dengan SDGs 17 – Partnerships For The Goals https://sdgs.ut.ac.id/sdgs-17. Direktur UT Malang, Dr. Lilik Sulistyowati, M.Si., menyampaikan bahwa AMI MPJJ menjadi instrumen penting dalam menumbuhkan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. “Melalui AMI, UT Malang memastikan bahwa setiap langkah dalam penyelenggaraan pendidikan selalu dievaluasi dan ditingkatkan, sehingga dapat memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa di seluruh wilayah,” ujarnya. Dengan berakhirnya pelaksanaan AMI tahun 2025, UT Malang menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memperkuat tiga area kebijakan Tata Kelola, Akademik dan Daya Jangkau Kebijakan SIMINTAS. Proses ini menjadi wujud nyata UT Malang dalam mendukung tercapainya pendidikan berkualitas dan berkeadilan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. (Ditulis oleh: NPB)