Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) untuk Direktorat Sistem Informasi (DSI) Universitas Terbuka Sesuai Kriteria ISO/IEC 27001

Universitas Terbuka sebagai penyedia Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTJJ) harus memastikan bahwa penyelenggaraan organisasi memiliki instrumen yang memadai untuk mengontrol keamanan informasi. Untuk mendukung hal tersebut, dilakukan kegiatan audit internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) berdasarkan kriteria ISO/IEC 27001 tahun 2022 yang telah diimplementasikann di Direktorat Sistem Informasi (DSI), selama dua hari, yaitu tanggal 11-12 September 2024. Audit ini merupakan bagian integral dari upaya institusi dalam menjaga dan meningkatkan integritas serta keamanan data dan informasi di Universitas Terbuka. Audit SMKI yang dilakukan oleh 6 orang auditor ini bertujuan untuk menilai efektivitas SMKI yang telah kita implementasikan, mengidentifikasi potensi risiko, serta memastikan bahwa kebijakan dan prosedur yang ada telah sesuai dengan standar yang berlaku dan kebutuhan organisasi. Selama proses audit, tim auditor melakukan penilaian menyeluruh terhadap kebijakan, prosedur, serta praktik keamanan yang ada di Universitas Terbuka. Adapun ruang lingkup audit SMKI ini adalah manajemen keamanan informasi dalam penyediaan layanan Student Record System (SRS) termasuk pengembangan sistem dan aplikasi, pemrosesan data, pemeliharaan infrastruktur, dan general affairs. Dalam proses audit ini, partisipasi dan keterbukaan dari semua elemen organisasi sangat dibutuhkan untuk memastikan hasil yang akurat dan implementasi yang efektif. Dengan menerapkan SMKI secara efektif, organisasi dapat mengelola dan mengurangi risiko keamanan informasi dengan lebih baik, serta melindungi aset informasi mereka dari ancaman dan kerugian yang potensial.
Benchmarking Universitas Surabaya ke Universitas Terbuka Terkait Penjaminan Mutu Pendidikan PTJJ

Universitas Terbuka, 23 September 2024 – Universitas Terbuka (UT) menerima kunjungan delegasi dari Universitas Surabaya (Ubaya) dalam rangka kegiatan benchmarking terkait penjaminan mutu pendidikan pada Program Pendidikan Jarak Jauh (PTJJ). Acara ini berlangsung di Ruang Sidang Mahoni Wisma 3 dan bertujuan untuk berbagi pengalaman praktik terbaik dalam sistem penjaminan mutu pendidikan. Kunjungan ini dipimpin oleh Dr. Dina Natalia Prayogo, Direktur Direktorat Pengembangan Mutu Akademik dan Inovasi (DPMAI) Universitas Surabaya, yang didampingi oleh Dianne Frisko Koan, Ph.D. (Manajer Audit Internal dan Monitoring Evaluasi) serta Audia Ratnasari, S.Psi., M.M. (Manajer Pengembangan dan Penerapan Standar). Mereka disambut oleh Kepala Kantor Penjaminan Mutu UT, Prof. Dr. Imam Farisi, M.Pd., serta Dr. Rini Dwiyani Hadiwidjaja, S.E., M.Si. (Manajer Penjaminan Mutu Akademik UT) dan beberapa staf dari penjaminan mutu. Dalam sambutannya, Prof. Imam menekankan pentingnya kegiatan benchmarking ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan jarak jauh. “Kunjungan ini merupakan kesempatan bagi kita untuk saling belajar dan memperkuat sistem penjaminan mutu yang ada”. Kami berharap kegiatan benchmarking ini dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan,” ungkapnya. Selama diskusi, Prof. Imam menjelaskan berbagai kebijakan dan praktik penjaminan mutu yang telah diterapkan di UT. Diskusi ini berlangsung interaktif, antara kedua belah pihak berbagi pengalaman terkait praktik baik, tantangan dan solusi dalam mengimplementasikan sistem penjaminan mutu untuk PTJJ. Kegiatan ini diakhiri dengan harapan bahwa benchmarking antara Universitas Surabaya dan Universitas Terbuka akan terus berlanjut, serta dapat menghasilkan inovasi dan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Kunjungan ini menunjukkan komitmen kedua institusi untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan standar pendidikan dan akreditasi di tanah air. [Written by Pesi Suryani]