Berburu Tips dan Semangat Positif Universitas Bengkulu dalam Meraih Akreditasi ACQUIN

Kamis, 4 Juli 2024, menjadi tonggak perjalanan UT dalam mengupayakan teraihnya akreditasi internasional untuk sejumlah program studi (prodi) pada rumpun ilmu sosial dan humaniora. Delegasi UT yang terdiri atas Manajer Penjaminan Mutu pada Kantor Penjaminan Mutu (KPM), Ketua Program Studi (Kaprodi) S1 Sosiologi, Kaprodi S1 Administrasi Bisnis, Kaprodi S1 Administrasi Publik, Kaprodi S1 Ilmu Komunikasi, Dosen Prodi S1 Ilmu Pemerintahan, dan Dosen Prodi D4 Kearsipan pada FHISIP serta Kaprodi S1 Pendidikan Matematika, Kaprodi S1 Pendidikan Fisika, Kaprodi S1 Teknologi Pendidikan, Kaprodi S1 Pendidikan Kewarganegaraan, dan Koordinantor Akreditasi Internasional pada FKIP, melakukan benchmarking ke Universitas Bengkulu (Unib) dalam rangka pengajuan akreditasi internasional ke lembaga ACQUIN (The Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute). Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Bengkulu, Dr. Yulian Fauzi, S.Si, M.Si, didampingi Kepala Pusat Penjaminan Mutu LPMPP Unib Dr. Gita Mulyasari, SP, M.Si, dan anggota Task Force Akreditasi Internasional ACQUIN Unib, menerima delegasi UT di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat dalam suasana penuh kekeluargaan. Pada acara pembukaan, Ketua LPMPP Unib menyampaikan keterbukaan mereka dalam menerima berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang datang dan berniat belajar dari pengalaman mereka, termasuk delegasi UT. Sementara itu, Manajer Penjaminan Mutu Akademik KPM UT, Dr. Irsanti Widuri Asih, S.Sos., M.Si. menyampaikan ungkapan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada Unib yang dengan tangan terbuka menerima kunjungan delegasi UT untuk mempelajari seluk beluk akreditasi internasional oleh ACQUIN. Capaian Unib dengan terakreditasinya 68 prodi dan 1 akreditasi institusi oleh ACQUIN, merupakan alasan utama mengapa Unib menjadi tujuan utama kegiatan benchmarking ini. Setelah acara pembukaan, pihak UT dan Unib terlibat dalam diskusi seru seputar pelaksanaan akreditasi ACQUIN, mulai persiapan, penyusunan dokumen self-evaluation report, pelaksanaan asesmen lapangan, hingga pasca pelaksanaan asesmen lapangan. Delegasi UT tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menggali berbagai informasi yang perlu diketahui dari pengalaman Unib. Acara pagi hingga siang hari itu diakhiri dengan pertukaran cinderamata, foto bersama, dan santap siang. Setelah acara di LPMPP, agenda selanjutnya adalah diskusi dengan perwakilan FISIP dan FKIP Unib. Delegasi UT pun terpisah ke dua klister, FISIP dan FKIP. Di dua fakultas ini, delegasi UT kembali mendapat sambutan hangat dan berbagai insights penting seputar proses akreditasi oleh ACQUIN. Dari hasil kunjungan ini, delegasi UT seperti mendapat energi baru karena aura positif yang ditularkan oleh teman-teman Unib. Delegasi UT pulang ke Pondok Cabe dengan segudang rencana di kepala untuk bersiap menghadapi proses akreditasi oleh ACQUIN.
Kantor Penjaminan Mutu (KPM) Gelar Kick Off Meeting Transformasi Akreditasi Menuju Peringkat Unggul

Tangerang Selatan, 25 Juli 2024 – Kantor Penjaminan Mutu (KPM) Universitas Terbuka (UT) telah melaksanakan kegiatan kick off meeting penyusunan borang konversi peringkat Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) pada Kamis, 25 Juli 2024, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, di Ruang Sidang KPM Lt. 2. UT telah memperoleh peringkat akreditasi A saat re-akreditasi institusi pada 2 Juli 2024. Namun, dengan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan, UT berupaya mengonversi peringkat akreditasi yang telah diraih menjadi peringkat akreditasi unggul. Langkah ini sejalan dengan visi UT untuk menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing global. Kegiatan ini melibatkan tim penyusun yang terdiri atas berbagai unit terkait di UT, termasuk dosen dari beberapa fakultas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Pusat Sumber Daya Manusia (PSDM). Kolaborasi lintas unit ini diharapkan dapat menghasilkan borang konversi yang komprehensif dan memenuhi standar akreditasi unggul. Berbagai materi penting dibahas dalam acara ini, antara lain pemaparan strategi dan rencana kerja tim penyusun, pembahasan standar dan kriteria akreditasi unggul, serta diskusi dan penyelarasan data serta informasi yang diperlukan. Kepala Kantor Penjaminan Mutu UT, Prof. Mohamad Imam Farisi, dalam sambutannya menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di UT. Melalui kegiatan penyusunan borang konversi ini, kami berharap dapat mencapai akreditasi unggul yang menjadi bukti nyata dedikasi kami dalam memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa.” Kick off meeting penyusunan borang konversi ini menjadi langkah awal yang penting bagi UT dalam upaya peningkatan peringkat akreditasi. Diharapkan, dengan kerjasama dan komitmen dari seluruh pihak yang terlibat, UT dapat menghasilkan borang konversi yang memenuhi untuk mencapai akreditasi unggul.